Nisa Nurfadilah, mahasiswi berusia 20 tahun asal Universitas Muhammadiyah (UM) Kuningan, mencatatkan langkah awal di panggung hiburan nasional melalui musik dangdut. Berkat ketekunannya mengasah kemampuan tarik suara, Nisa berhasil tampil di televisi nasional di Jakarta.
Mahasiswi Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah itu menuturkan, keinginannya mengikuti audisi televisi muncul setelah ia merasa belum puas usai mengikuti lomba tingkat provinsi. Dari pengalaman tersebut, ia terdorong untuk menguji kemampuan di level yang lebih tinggi.
Dengan modal keberanian, Nisa mendaftarkan diri pada ajang Dangdut Mania Dadakan (DMD) yang tayang di MNCTV. “Sehabis aku lomba di provinsi itu aku merasa tertantang untuk mengikuti lomba lagi, nah ini bedanya di televisi terus memang di perjalanan ini bener bener jadi salah satu momen yang berawal dari keberanian untuk mencoba, Aku mengikuti audisi Dangdut Mania Dadakan (DMD) di MNCTV,” tuturnya, Sabtu (11/4/2026).
Upayanya berbuah hasil. Nisa tidak hanya lolos audisi, tetapi juga melangkah hingga meraih juara kedua. Ia menyebut pengalaman tampil di bawah sorotan panggung televisi nasional sebagai momen berharga, terutama sebagai pendatang baru di dunia hiburan.
“Ini benar-benar momen yang berawal dari keberanian untuk mencoba. Alhamdulillah, saya diberikan kesempatan untuk lolos dan melangkah sampai ke tahap juara dua. Ini pengalaman pertama yang sangat berharga bagi perjalanan saya di dunia musik,” katanya.
Kesempatan lain kemudian datang dari stasiun televisi nasional TVRI. Nisa dipanggil sebagai bintang tamu dalam program “Music on The Stage” sebagai perwakilan talenta generasi Z (Gen-Z). Ia juga menyebut adanya tawaran untuk mengisi program lainnya di TVRI.
Menanggapi pencapaiannya yang terbilang cepat, Nisa mengaku merasakan campuran haru dan bangga. Ia tidak menyangka langkah yang berawal dari keraguan dapat membawanya tampil di televisi. Menurutnya, kesempatan tampil di layar kaca merupakan bonus dari proses panjang yang ditempuh melalui keberanian dan kerja keras.
“Bagi aku, semua ini bukan hanya tentang tampil di televisi, tapi tentang proses dan kepercayaan setiap usaha pasti akan menemukan jalannya. Aku belajar menjadi diri sendiri dan tetap memegang prinsip adalah hal yang paling penting di tengah perjalanan ini,” pungkasnya.