BERITA TERKINI
Ndank Surahman Jelaskan Kronologi Somasi Larangan Stinky dan Andre Taulany Bawakan Lagu “Mungkinkah”

Ndank Surahman Jelaskan Kronologi Somasi Larangan Stinky dan Andre Taulany Bawakan Lagu “Mungkinkah”

Musisi Ndhank Surahman Hartono memaparkan alasan di balik somasi yang berisi pelarangan bagi Stinky dan Andre Taulany untuk menyanyikan lagu “Mungkinkah” serta “Jangan Tutup Dirimu”. Ia menegaskan langkah itu ditempuh bukan semata-mata soal uang, melainkan terkait aturan lisensi dan hak pertunjukan (performing rights).

Ndhank mengatakan persoalan bermula ketika dirinya diminta beristirahat dari berbagai kegiatan Stinky pada 2023 karena kondisi kesehatan. Ia menyebut masa rehat itu masih tergolong baru.

Klaim lagu tetap dibawakan tanpa izin

Menurut Ndhank, setelah ia tidak lagi bergabung, personel Stinky yang aktif tetap membawakan “Mungkinkah”, lagu yang ia sebut sebagian besar merupakan ciptaannya. Namun, ia menyatakan tidak pernah ada pembicaraan atau permintaan izin ketika lagu tersebut dibawakan di berbagai kesempatan.

“Kalau secara legal, penciptaan, pembuatan, bisa dibilang lagu ‘Mungkinkah’ itu 85 persen ciptaan saya,” kata Ndhank saat ditemui di kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat, Selasa (2/1/2024).

Upaya membahas performing rights dan pembagian royalti

Ndhank mengaku sempat mencoba membicarakan pembagian performing rights terkait “Mungkinkah” dan “Jangan Tutup Dirimu”. Ia menyebut dirinya hanya meminta dua persen dari setiap penampilan Stinky di acara.

Namun, Ndhank menyatakan tidak semua personel menyetujui usulan tersebut. Ia menyebut Irwan tidak keberatan, sementara Nano dan Edy tidak setuju.

Ndhank juga menuturkan bahwa dalam kesempatan terakhir, ia hanya menerima uang ratusan ribu rupiah setelah Stinky tampil membawakan “Mungkinkah”. Ia menyebut nominal yang diterimanya berada di kisaran Rp250 ribu hingga Rp500 ribu, dan menurutnya angka tersebut merupakan kebijakan internal band. Ndhank menilai semestinya pembayaran performing rights berasal dari penyelenggara acara.

Keluhan soal komunikasi internal

Selain soal hak pertunjukan, Ndhank menyampaikan kekecewaan karena merasa tidak mendapatkan kabar mengenai perkembangan Stinky setelah dirinya keluar. Ia mengaku terkejut mengetahui adanya proses audisi vokalis baru tanpa pemberitahuan, termasuk ketika band disebut menandatangani kontrak dengan label baru.

Upaya menghubungi Andre Taulany tak mendapat respons

Ndhank juga menyebut telah berupaya menghubungi Andre Taulany untuk membicarakan pembagian royalti lagu “Mungkinkah”, tetapi tidak memperoleh tanggapan.

Somasi dan pelarangan sementara

Dengan dorongan dari sesama musisi pencipta lagu, Ndhank mengatakan akhirnya menerbitkan somasi yang memuat larangan bagi Stinky dan Andre Taulany menyanyikan “Mungkinkah”. Ia menyatakan kebijakan tersebut berlaku hingga ada ruang diskusi mengenai pembagian royalti.

“Jadi biar benar-benar jalan gitu aturan dari license, dari performing rights juga. Biar ada win-win solution,” ujar Ndhank.

Sebelumnya, Ndhank mengunggah video terkait somasi dan pelarangan tersebut pada 31 Desember 2023. Video itu kemudian viral dan memunculkan respons dari pihak-pihak yang disebut dalam somasi.