BERITA TERKINI
Musik Tongtong Meriahkan Libur Lebaran di Pantai Talang Siring Pamekasan, Penjualan Tiket Tembus 1.000

Musik Tongtong Meriahkan Libur Lebaran di Pantai Talang Siring Pamekasan, Penjualan Tiket Tembus 1.000

Pantai Talang Siring di Desa Montok, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, ramai dikunjungi warga pada hari ketiga Idul Fitri, Selasa (24/3/2026). Sejumlah pengunjung datang bersama keluarga untuk menghabiskan waktu libur Lebaran di kawasan pantai tersebut.

Suasana liburan semakin semarak karena pengunjung dihibur musik tongtong, musik khas Pamekasan, Madura. Kelompok musik tradisional tampil dengan dekorasi yang menarik, menghadirkan hiburan bagi wisatawan maupun masyarakat setempat.

Pantai Talang Siring juga menjadi pilihan keluarga karena menyediakan beragam wahana, terutama untuk anak-anak. Pengunjung dapat menikmati permainan hingga kegiatan mewarnai gambar.

Di bawah rindangnya pohon cemara, pantai ini menawarkan suasana sejuk dengan pemandangan alam di pinggiran Kota Pamekasan. Lokasinya berjarak sekitar 20–30 menit dari Kota Pamekasan ke arah Kabupaten Sumenep. Untuk masuk, pengunjung cukup membayar tiket Rp 5.000 dan dapat menikmati fasilitas di dalam kawasan pantai seharian.

Salah satu pengunjung, Sulistiawati (36), mengatakan ia memilih berlibur ke Talang Siring karena ada hiburan yang bisa dinikmati bersama keluarga. “Di sini ada hiburannya. Kita berkumpul dengan keluarga dan menikmati musik tong-tong,” ujarnya.

Menurut Sulistiawati, pengunjung dapat memanfaatkan gazebo sebagai tempat berkumpul. Sebagian lainnya memilih duduk di tepi pantai yang memanjang. Ia juga menyebut pemandangan di sekitar pantai cukup beragam, mulai dari hutan mangrove di sisi barat hingga perahu nelayan di sisi timur.

Sulistiawati menilai jumlah pengunjung Talang Siring tidak seramai dulu saat ia masih kecil. Ia mengingat, dahulu bukan hanya kendaraan roda dua dan roda empat yang datang, tetapi juga perahu nelayan dari pesisir yang membawa keluarga ke Pantai Talang Siring.

Sementara itu, Wakil Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Wijaya Kusuma, Kholifatus Zahroh, menyebut jumlah pengunjung masih tergolong banyak meski sempat terkendala hujan pada H+1 Lebaran, Minggu (22/3/2026). Saat itu, pihaknya menargetkan penjualan 1.000 tiket, namun yang terjual sekitar 600 tiket karena hujan turun pada pagi hari.

Pada H+2, penjualan tiket tercatat sekitar 300 lebih. Kholifatus mengatakan, jumlah pengunjung biasanya mulai berkurang pada hari ketiga pasca Lebaran setiap tahun. Meski demikian, hingga hari ketiga, penjualan tiket telah menembus lebih dari 1.000, meski pihaknya belum merekap khusus penjualan pada hari tersebut.