M.I.A. mengumumkan album studio ketujuhnya berjudul M.I.7 yang dijadwalkan rilis pada 17 April 2026 melalui label independennya, OhmniMusic. Album ini menjadi rilisan penuh pertama M.I.A. setelah empat tahun, sejak album MATA yang terbit pada 2022, sekaligus menandai langkahnya sebagai artis yang sepenuhnya independen.
Proses produksi M.I.7 disebut berlangsung tidak biasa. Album ini direkam hanya dalam tujuh hari, dengan perjalanan rekaman yang mencakup sejumlah lokasi di berbagai negara, antara lain London, Los Angeles, Ethiopia, Mesir, India, dan Australia.
Secara struktur, album ini terdiri dari tujuh lagu utama yang dipecah menjadi 16 bagian. M.I.A. juga menggandeng sejumlah kolaborator, termasuk Sunday Service Choir dan Kala.
Dari sisi musikal, M.I.A. menyebut album ini sebagai jawabannya terhadap musik gospel modern. Ia mengambil inspirasi dari narasi spiritual dalam Kitab Wahyu, lalu menggunakannya untuk mengeksplorasi kondisi dunia saat ini melalui perspektif iman dan kemanusiaan.
Menjelang perilisan album, M.I.A. telah meluncurkan single perdana berjudul “EVERYTHING” pada 7 April. Lagu tersebut dikerjakannya bersama kolaborator, termasuk Thom Bridges dan Kurtis Wells.
Di luar musik, M.I.A. turut menyinggung isu keamanan data dan radiasi sinyal di era modern yang dinilainya sarat stimulasi. Ia mengaitkan peluncuran M.I.7 dengan visi teknologi tekstil dari mereknya, Ohmni, yang dirancang sebagai perlindungan diri di tengah perkembangan teknologi.