BERITA TERKINI
Meme di Internet: Hiburan Populer yang Kerap Menyimpan Sindiran dan Kritik Sosial

Meme di Internet: Hiburan Populer yang Kerap Menyimpan Sindiran dan Kritik Sosial

Meme telah menjadi bagian dari budaya populer di internet, termasuk di Indonesia. Di balik bentuknya yang sering dianggap sekadar hiburan, meme kerap memuat pesan tertentu—mulai dari sindiran hingga kritik sosial—yang disebarkan dan dipahami bersama oleh pengguna media sosial.

Humor yang Berlapis Makna

Salah satu contoh yang dibahas adalah meme yang menampilkan sosok pejabat saat membagikan bantuan sosial (bansos). Dalam pembacaan tanda, postur tubuh yang tampak agak mendunduk dapat dimaknai sebagai gestur menghormati orang di hadapannya sebelum memberikan bantuan. Namun, teks yang menyertai gambar tersebut memberi kesan berbeda: lucu sekaligus miris, karena menggambarkan situasi sulit yang dianggap dimanfaatkan segelintir orang untuk meraih keuntungan pribadi.

Meme sebagai Sarana Menyindir Kekuasaan

Fenomena meme juga meluas sebagai medium untuk menyindir pihak-pihak yang dinilai tidak sejalan dengan hati nurani masyarakat. Bentuknya pun beragam, termasuk meme yang hanya berupa akronim dari potongan dialog tokoh terkenal.

Contohnya adalah meme yang ditujukan kepada almarhum Presiden Soeharto, yakni KKTBSS, singkatan dari “Kenapa Kamu Tanya Begitu? Siapa yang Suruh?”. Meme ini merujuk pada konteks ketika seorang anak kecil bertanya kepada Soeharto mengapa presiden di Indonesia saat itu hanya satu orang. Soeharto kemudian menjawab dengan kalimat tersebut, disertai pertanyaan lanjutan dan diiringi tawa orang-orang di sekitarnya. Meme itu dipahami sebagai sindiran terhadap jejak politik monopolistik selama 32 tahun masa kepemimpinannya.

Dari Hiburan Menjadi Pesan Sosial

Di balik meme yang beredar luas di internet, terdapat makna yang tidak selalu tampak di permukaan. Meme pada dasarnya berfungsi sebagai hiburan dalam memandang suatu peristiwa, tetapi dapat disisipi pesan intrinsik—baik berupa sindiran, informasi, maupun kritik terhadap fenomena sosial yang sedang terjadi. Meme dibuat, diterima, lalu diteruskan oleh masyarakat internet hingga menyebar luas.

Referensi

  • Griswold, Wendy. 2012. Cultures and Societies in a Changing World. Sage.
  • Storey, John. 2018. Cultural Theory and Popular Culture: An Introduction. University of Sunderland.
  • Dewi, R. S. 2017. “Meme sebagai sebuah pesan dan bentuk hiperrealitas di media sosial.” Jurnal Ilmu Komunikasi-MediaKom, 1(1). Diakses 4 Juli 2021.