Makassar — Kondisi korban luka akibat bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3/2021) dilaporkan berangsur membaik. Polda Sulawesi Selatan menyebut saat ini masih ada empat orang yang menjalani perawatan di RS Bhayangkara Polda Sulsel.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes E Zulpan mengatakan sekuriti yang menghadang pelaku, Kosmas, kini sudah tidak dalam kondisi kritis. Kosmas yang sebelumnya sempat dirawat di ruang ICU telah dipindahkan ke ruang pemulihan.
“Kosmas sudah di ruang pemulihan, sudah tinggal pemulihan saja. Kondisinya sudah tidak kritis lagi, sebelumnya dia kan sempat di ICU, sekarang sudah di ruang pemulihan dan kondisinya sudah mulai membaik,” kata Zulpan saat dikonfirmasi, Senin (5/4/2021).
Menurut Zulpan, Kosmas hingga kini masih didampingi keluarga selama menjalani pemulihan. Namun, belum ada kepastian kapan ia diperbolehkan pulang karena keputusan pemulangan bergantung pada penilaian dokter.
“Kalau rencana pemulangan dari dokter yang tahu. Intinya kalau sudah sembuh dipulangkan,” ujarnya.
Selain Kosmas, empat korban lain yang masih dirawat juga disebut mengalami perkembangan. Mereka sebelumnya sempat berada di ICU karena luka serius, tetapi kini telah dipindahkan ke ruang pemulihan.
“Empat orang yang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara, Polda. Tempatnya ini sudah dipindahkan dari ruang ICU ke ruang pemulihan sehingga kita harapkan 2 hari ke depan bisa kembali normal dan kembali ke rumahnya,” tutur Zulpan.
Dalam peristiwa bom bunuh diri yang dilakukan pasangan suami-istri berinisial L dan YSF tersebut, total 19 orang dilaporkan mengalami luka. Sejumlah korban sempat dirawat di beberapa rumah sakit, yakni RS Plamoni, RS Akademis, RS Siloam, dan Stella Maris, sebelum kemudian dirujuk ke RS Bhayangkara dengan pertimbangan keamanan. Saat ini, tinggal empat orang yang masih menjalani perawatan.

