Malang — Kondisi Eva Sofiana Wijayanti (33), perawat yang menjadi korban pembakaran oleh orang tak dikenal, dilaporkan mulai membaik. Tim dokter telah memindahkan Eva dari ruang perawatan intensif (ICU) ke ruang rawat inap.
Bagian Humas Rumah Sakit Hasta Husada, Edi Wahyudi, mengatakan pemindahan dilakukan setelah kondisi pasien menunjukkan perkembangan positif.
“Kondisinya sudah mulai membaik, sudah pindah ke ruang rawat inap Garuda. Tidak ada gejala berlebih, kondisi pasien beransur pulih,” kata Edi saat dikonfirmasi, Kamis (6/5/2021).
Masih Butuh Perawatan Intensif
Meski kondisinya membaik, Eva masih memerlukan perawatan intensif untuk pemulihan luka bakar, terutama di bagian wajah dan kedua tangan.
“Pasien tetap butuh perawatan intensif. Untuk luka bakar berada di wajah dan kedua tangannya,” tegas Edi.
Terkait tingkat luka bakar yang dialami, Edi menyebut kondisinya tidak termasuk kategori berat. “Untuk luka bakarnya dalam kategori tidak terlalu parah, hanya 32 persen, masih bisa dikondisikan dengan baik,” ujarnya.
Observasi Dokter dan Perkiraan Pemulihan
Menurut Edi, pasien saat ini masih dalam observasi dua dokter yang menangani, yakni dokter anestesi dan dokter bedah. Hasil observasi tersebut akan menentukan metode penanganan medis selanjutnya.
Ia menyatakan korban memiliki peluang besar untuk pulih, termasuk dengan kemungkinan tindakan pembedahan plastik serta perawatan lain sesuai kebutuhan medis.
“Nanti menurut observasi dokter bagaimana? sangat bisa pulih, memungkinkan, dengan metode pembedahan plastik dan perawatan lain tentunya,” kata Edi.
Jika penanganan berjalan lancar dan tidak muncul gejala berlebihan, Edi memperkirakan Eva dapat menjalani rawat jalan dalam satu hingga dua pekan ke depan.
“Kira-kira 1 sampai dua mingguan bisa rawat jalan,” pungkasnya.

