BERITA TERKINI
Komunikasi Buruk dalam Hubungan Dinilai Picu Kelelahan Emosi hingga Melemahkan Ikatan

Komunikasi Buruk dalam Hubungan Dinilai Picu Kelelahan Emosi hingga Melemahkan Ikatan

Aniqq Al Faqiroh, founder dan trainer Ruang Pulih Perempuan, memaparkan sejumlah dampak yang dapat muncul ketika komunikasi dalam hubungan tidak berjalan efektif. Menurutnya, komunikasi yang buruk bukan hanya memicu salah paham, tetapi juga dapat menggerus kualitas relasi secara bertahap.

Ia menjelaskan, komunikasi yang tidak efektif dapat menyebabkan kelelahan emosi. Kondisi ini, kata Aniqq, dapat menumpuk menjadi perasaan marah, kecewa, hingga stres.

“Kelelahan emosi ini akan memudahkan seseorang lebih cepat tersulut amarah. Orang yang sudah mengalami kelelahan emosi menjadi lebih tidak sabaran, lebih reaktif, dan lebih mudah terpancing,” ujarnya.

Selain berdampak pada kondisi emosional, Aniqq menilai komunikasi yang buruk juga berkontribusi pada melemahnya bonding dalam hubungan. Ketika ikatan batin antarpasangan melemah, individu dinilai menjadi lebih rentan terhadap pengaruh eksternal, termasuk provokasi dari luar.

“Ibaratnya seperti orang yang daya imunnya sedang turun, maka lebih mudah terpapar virus,” tambahnya.

Ia juga menyoroti potensi mispersepsi yang dapat muncul akibat komunikasi yang tidak sehat. Menurutnya, masing-masing pihak bisa membangun persepsi sendiri, yang pada akhirnya memperparah luka batin, menimbulkan trauma terhadap pernikahan, dan menciptakan perasaan bersalah dalam menjalani hubungan.

Lebih jauh, Aniqq menyebut komunikasi yang buruk juga bisa memperburuk relasi hingga mengarah pada hubungan yang tidak sehat. Tanda-tandanya antara lain pertengkaran berulang, saling adu kekuatan, serta dorongan untuk selalu merasa benar. Jika dibiarkan, kondisi tersebut dinilai dapat semakin mengganggu keharmonisan rumah tangga maupun hubungan antarindividu.