Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Melbourne memfasilitasi pertemuan strategis antara Ketua Ambon Sailing Community (ASC) Nico Tulalessy dan perwakilan Fakultas Musik Melbourne University, Dr. Otto, pada Senin, 6 April 2026. Pertemuan yang berlangsung di Kantor KJRI Melbourne itu turut dihadiri Konsul Sosial Budaya Silvany Pasaribu dan Dikmas Sulustio.
Dalam pertemuan tersebut, Nico Tulalessy yang merupakan mitra kerja sama Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon menyampaikan rencana Rektor IAKN untuk membuka kolaborasi akademik antarfakultas musik kedua institusi. Ia juga memaparkan pengalaman IAKN Ambon yang sebelumnya telah menjalin kerja sama dengan Charles Darwin University serta Australian Institute of Music Sydney sebagai rujukan penguatan hubungan.
Dr. Otto menyambut baik penjajakan tersebut dan menyatakan ketertarikannya untuk memperluas jaringan Melbourne University ke Indonesia. Sebagai akademisi yang akrab dengan instrumen gamelan, ia menilai kerja sama ini berpotensi menjadi ruang pertukaran budaya musik tradisional, khususnya dari wilayah Indonesia Timur.
Sebagai langkah awal, kedua pihak menyepakati rencana menghadirkan Dr. Branckly Picanussa beserta tim dari IAKN Ambon sebagai dosen tamu di Melbourne University. Agenda kunjungan itu direncanakan diisi dengan workshop musik tradisional dan dijadwalkan berlangsung pada awal tahun depan.
Selain agenda di Melbourne, Nico juga menyampaikan rencana keberangkatan tim IAKN Ambon ke Darwin pada Juli mendatang. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memenuhi undangan Pemerintah Kota Darwin dalam ajang Darwin Fusion 2026, sekaligus melaksanakan lokakarya musik tradisional di Charles Darwin University sebagai bagian dari diplomasi budaya Maluku.