Festival musik Coachella 2026 kembali menjadi sorotan publik global. Salah satu perhatian utama tertuju pada penampilan Justin Bieber sebagai headliner, yang menandai comeback besarnya setelah vakum dari tur berskala besar.
Penyanyi pop asal Kanada itu tampil pada akhir pekan pertama festival di Indio, California. Aksi tersebut menjadi penampilan panggung besar pertamanya sejak menghentikan tur dunia pada 2022 karena alasan kesehatan.
Dalam set-nya, Bieber membawakan sejumlah lagu dari proyek terbarunya, termasuk SWAG dan SWAG II, serta menghadirkan kembali lagu-lagu populer yang mengukuhkan namanya di industri musik. Penampilan ini juga menjadi debut resminya sebagai headliner Coachella, setelah sebelumnya beberapa kali muncul sebagai bintang tamu.
Penampilan Bieber disebut menarik perhatian besar dan dikaitkan dengan salah satu kerumunan penonton terbesar sepanjang sejarah festival, sekaligus membangkitkan nostalgia penggemar lama.
Dampak comeback tersebut juga terasa di platform digital. Setelah tampil di Coachella, popularitas Bieber dilaporkan meningkat dengan lonjakan streaming musik secara global. Mengacu pada laporan Billboard (2026), penampilan artis di festival besar seperti Coachella kerap berdampak langsung pada peningkatan konsumsi musik di layanan streaming.
Meski demikian, respons terhadap penampilannya beragam. Sebagian penonton mengapresiasi konsep yang dinilai lebih santai dan personal, sementara yang lain menilai penampilannya belum maksimal untuk standar festival besar.
Coachella 2026 merupakan edisi ke-25 festival musik tahunan yang digelar di Empire Polo Club, California, dengan menghadirkan musisi lintas genre. Selain Bieber, festival ini juga menampilkan sejumlah nama besar lainnya dari industri musik global.
Comeback Bieber di panggung Coachella menjadi penanda bahwa ia masih memiliki pengaruh kuat di industri musik dunia. Terlepas dari pro dan kontra, penampilannya tetap menjadi salah satu momen yang paling banyak dibicarakan dalam gelaran festival tahun ini.