Seniman Ho Thao Linh menuturkan kecintaannya pada musik tradisional Vietnam berawal sejak masa kecil. Ia kerap menemani orang tuanya menghadiri berbagai pertunjukan, mendengarkan mereka bermain musik dan bernyanyi, sehingga melodi musik tradisional menjadi bagian yang lekat dari kesehariannya.
Dari berbagai instrumen yang ia jumpai, biola dua senar atau đàn nhị menjadi yang paling membekas. Menurutnya, meski hanya memiliki dua senar, instrumen tersebut mampu menyampaikan beragam emosi melalui variasi nada dan melodi. Rasa penasaran mendorongnya mencoba memainkan đàn nhị, dan ia mengaku terkejut karena suara yang dihasilkan tidak terdengar terdistorsi maupun kasar.
Perjalanan pendidikannya di bidang musik berlanjut pada 2008, ketika Thao Linh bergabung dengan program pelatihan pemuda di Akademi Seni Guangxi, Tiongkok, dengan spesialisasi pertunjukan instrumental. Selama enam tahun, ia mengasah kemampuan dari tingkat menengah hingga mahir. Ia juga mengikuti pelatihan lanjutan selama beberapa bulan bersama para pengajar di Konservatorium Musik Pusat di Beijing.
Setelah itu, Thao Linh kembali ke Vietnam untuk melanjutkan studi di sekolah menengah atas. Pada 2024, ia mendaftar di Departemen Musik Tradisional Konservatorium Musik Kota Ho Chi Minh dengan spesialisasi đàn nhị, menandai langkah yang ia sebut sebagai perjalanan akademis dan profesional yang lebih serius.
Di luar jalur pendidikan formal, Thao Linh juga terlibat dalam program Chào Show, panggung musik yang menampilkan kekayaan identitas budaya Vietnam di pusat kota dan dikenal di kalangan penonton lokal serta wisatawan internasional. Dalam program tersebut, ia bekerja dan tampil bersama ibunya, sekaligus mempelajari sejumlah alat musik tradisional Vietnam lainnya.
Thao Linh menyampaikan bahwa pengalaman belajar di luar negeri memberinya banyak teknik, namun sepulang ke tanah air ia terus memperdalam pengetahuan tentang musik tradisional Vietnam. Ia menaruh perhatian pada aspek-aspek seperti melodi, vibrato, penekanan, dan kontrol pernapasan, termasuk dalam genre seperti a dao, ca tru, nha nhac, tai tu, dan cai luong. Ia menilai pendekatan tersebut membantu membuat penampilan menjadi lebih lembut dan liris.
Dalam perjalanan kariernya, Ho Thao Linh telah tampil dalam berbagai pertunjukan di Teater Musik dan Tari Rakyat Nasional Bong Sen, melakukan tur bersama grup Red Sun di sejumlah negara, serta berpartisipasi dalam Ossso Fusion Musical Experience di Kota Ho Chi Minh dan Saint Petersburg, Rusia.
Untuk rencana ke depan, Thao Linh menyatakan ingin berkontribusi mempromosikan dan menyebarkan musik tradisional Vietnam kepada generasi muda. Ia berencana menampilkan musik tradisional dengan gaya yang lebih modern, dinamis, dan segar agar anak muda tertarik untuk mendengarkan, mempelajari, dan perlahan menyukainya. Ia juga menargetkan pada 2026 dapat menciptakan beberapa pertunjukan musik tradisional Vietnam bergaya kontemporer untuk dipersembahkan kepada para pencinta musik.