Rapper asal Ambon, Grizzly Cluive, membagikan kisah awal perjalanannya mengenal musik hiphop dalam perbincangan di siniar Keker produksi RRI Ambon. Episode tersebut dirilis pada 30 Maret 2026.
Grizzly mengatakan ketertarikannya pada hiphop bermula pada 2010 saat ia masih duduk di bangku SMP. Pada masa itu, ia kerap mendengar hiphop yang diputar di MTV, yang kemudian menjadi salah satu sumber inspirasi awalnya.
Ia juga menyinggung dinamika lokal yang ikut memengaruhi berkembangnya hiphop di Ambon. Menurutnya, interaksi anak-anak muda di Ambon dengan komunitas di Gorontalo turut membuat musik hiphop semakin dikenal.
Grizzly mengingat bagaimana lirik-lirik yang dianggap eksplisit sempat memunculkan reaksi kaget. Namun, hal itu justru memicu rasa penasaran dan mendorong banyak orang untuk mencoba membuat lagu sendiri. “Waktu itu banyak yang kaget, kenapa liriknya bisa se-eksplisit itu. Justru dari situ orang-orang jadi penasaran, lalu mulai bikin lagu sendiri,” ujarnya.
Gelombang rasa ingin tahu tersebut, kata Grizzly, membuat semakin banyak anak muda ikut menjajal hiphop, termasuk dirinya. Dari yang semula sekadar mengikuti tren, ia perlahan menemukan ketertarikan yang berkembang menjadi bagian penting dalam hidupnya.
Perjalanannya berlanjut pada 2011 ketika ia mengikuti ajang National Rap Contest BKKBN. Pengalaman itu disebutnya sebagai salah satu titik penting dalam fase awal kariernya dan semakin menguatkan kecintaannya pada hiphop. “Dari situ saya makin senang. Awalnya cuma hobi, tapi ternyata bisa bawa saya jalan-jalan dan ketemu banyak orang,” katanya.
Meski telah lama berkecimpung di dunia hiphop, Grizzly mengakui baru mulai memandang musik secara lebih serius sebagai peluang bisnis pada 2022. Sejak itu, ia mulai mengembangkan karya dan menata strategi agar musik dapat menjadi bagian dari karier profesionalnya.
Kisah Grizzly menggambarkan bagaimana pengaruh media, lingkungan pergaulan, dan pengalaman panggung dapat membentuk perjalanan seorang musisi. Dari ketertarikan di masa remaja, hiphop kini menjadi jalur yang terus ia tekuni.