BERITA TERKINI
GLMB Dorong Musisi Muda Sanggau Berkarya dan Urus HKI

GLMB Dorong Musisi Muda Sanggau Berkarya dan Urus HKI

Ketua Pelaksana Gema Lestari Muda Berbudaya (GLMB) Kornellius Subandi menilai generasi muda di Kabupaten Sanggau memiliki potensi besar untuk mengembangkan seni musik kreasi berbasis budaya daerah. Melalui kegiatan yang diinisiasi Sanggar Seni Kreasi Minu Monis, para peserta didorong untuk berani berkarya sekaligus mengenalkan identitas budaya lokal.

Kornellius mengatakan GLMB mendorong empat peserta yang terlibat dalam kegiatan tersebut untuk mengurus Hak Kekayaan Intelektual (HKI) atas karya mereka. Ia menyebut pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas Porapar Kabupaten Sanggau untuk memproses pengajuan HKI bagi keempat peserta.

“Ya, untuk keempat peserta ini nanti akan kita dorong semua untuk mendapatkan HKI. Jadi kita juga akan bekerja sama dengan Dinas Porapar Kabupaten Sanggau untuk memproses terkait dengan pengajuan HKI keempat peserta, karya keempat peserta ini,” kata Kornellius di Taman Arong’ Belopa Sanggau, Sabtu, 9 Mei 2026.

Menurutnya, dukungan pengurusan HKI menjadi langkah penting untuk melindungi karya musisi muda. Legalitas tersebut dinilai dapat memberi nilai tambah sekaligus membuka peluang lebih luas bagi generasi muda untuk berkembang di dunia seni kreatif.

Kornellius menilai peluang pengembangan musik kreasi cukup besar, namun masih dibutuhkan lebih banyak ruang dan wadah agar anak muda dapat mengeksplorasi karya mereka. “Sebenarnya peluang itu cukup besar. Hanya saja kalau untuk terkait dengan seni musik kreasi itu memang perlu banyak diciptakan ruang ataupun wadah-wadah terkait dengan bagaimana mereka mengeksplor seni kreasi itu sendiri,” ujarnya.

Ia menegaskan GLMB tidak hanya menjadi ajang pertunjukan, tetapi juga ruang pembinaan agar generasi muda memahami kekayaan budaya Sanggau. Pendampingan yang dilakukan diarahkan pada pengembangan musik kreasi yang tetap mempertahankan unsur budaya dan ciri khas daerah.

“Fokusnya dari kegiatan ini sendiri adalah bagaimana seni kreasi yang dimainkan itu mengangkat ciri khas Sanggau. Jadi budaya Sanggau, kemudian musik khas Sanggau itu seperti apa sih, nah itu yang coba kita dampingi dari keempat peserta ini,” jelasnya.

Kornellius berharap kegiatan serupa dapat berlanjut sehingga semakin banyak anak muda Sanggau tertarik mengembangkan seni musik berbasis budaya lokal. Ia juga mengajak generasi muda untuk terus menciptakan ruang kreatif baru agar budaya Sanggau tetap hidup dan berkembang di tengah modernisasi.