Industri mode Asia kian menjadi sorotan, terutama di kalangan generasi Z. Jika sebelumnya merek-merek Eropa kerap diasosiasikan dengan kemewahan dan prestise, kini tas asal Asia—termasuk brand lokal Indonesia—berhasil menarik perhatian anak muda dengan sejumlah keunggulan yang dianggap lebih relevan dengan kebutuhan dan gaya hidup mereka.
Ada beberapa faktor yang membuat tas Asia semakin diminati. Salah satunya adalah konsep desain yang selaras dengan tren fesyen terkini, diikuti pertimbangan harga yang lebih mudah dijangkau, serta pengaruh budaya populer yang kuat.
1. Konsep quiet luxury semakin digemari
Banyak tas Asia mengusung desain minimalis dan elegan, tanpa menonjolkan logo secara berlebihan. Gaya “quiet luxury” ini dinilai cocok bagi gen Z yang ingin tampil berkelas namun tetap terlihat sederhana dan tidak mencolok.
2. Harga lebih terjangkau
Tas Asia juga menarik karena menawarkan kualitas yang dinilai baik dengan harga yang lebih bersahabat dibandingkan merek Eropa. Pilihan yang stylish dengan biaya lebih ramah di kantong membuat gen Z lebih mudah mengakses produk yang dianggap berkualitas tanpa perlu mengeluarkan anggaran besar.
3. Pengaruh tren K-pop dan drama Korea
Budaya populer turut berperan besar dalam membentuk selera fesyen gen Z. Ketika idola atau aktor favorit terlihat menggunakan tas tertentu, produk tersebut kerap langsung menjadi incaran. Salah satu contoh yang disebutkan adalah tas Osoi yang viral setelah muncul dalam drama Korea, sehingga ikut mengangkat popularitas merek tersebut di kalangan anak muda.
4. Brand lokal Indonesia ikut mendapat tempat
Di tengah meningkatnya minat terhadap tas Asia, brand lokal Indonesia juga ikut menjadi pilihan. Keberadaan produk lokal dalam arus tren ini menunjukkan bahwa gen Z tidak hanya mempertimbangkan gaya, tetapi juga melihat alternatif yang lebih dekat dan mudah dijangkau di pasar domestik.
Dengan kombinasi desain yang sederhana namun elegan, harga yang lebih terjangkau, serta dorongan tren budaya pop, tas Asia dan brand lokal Indonesia semakin menguat posisinya sebagai pilihan fesyen bagi generasi Z.

