D’SAYANG BAND merilis single perdana berjudul “Assalamualaikum Sayang” pada 18 Maret 2026. Tanggal peluncuran tersebut bertepatan dengan hari ulang tahun vokalis sekaligus pendiri band, Dimas Salamun.
Dimas Salamun berasal dari Sarolangun, Jambi. Ia mulai menekuni musik sebagai solois sejak 2009. Dalam perjalanannya, Dimas sempat dikenal luas hingga pernah dikontrak label besar, sebelum kemudian berhenti sejenak. “Namanya juga perjalanan hidup, ada masa, aku harus berhenti sejenak,” ujar Dimas.
Kembalinya Dimas ke dunia musik disebut bermula dari percakapan serius dengan Anto Cepi. Dari momen tersebut, Dimas memutuskan membentuk band dengan formasi penuh bernama D’SAYANG BAND.
Single “Assalamualaikum Sayang” disebut memiliki latar cerita personal. Lagu ini terinspirasi dari sosok Jasmin Valencia Agatha, perempuan keturunan Tionghoa yang sebelumnya non-Muslim dan kemudian memeluk Islam. Kisah cinta dan perjalanan spiritual tersebut dirangkai menjadi lirik lagu.
Nama D’SAYANG BAND juga memiliki makna khusus. Huruf “D” merujuk pada Dimas, sementara kata “Sayang” merupakan panggilan untuk perempuan yang menjadi inspirasi karya-karya mereka.
Dari sisi musikal, band ini mengusung perpaduan 60% gaya band Indonesia dan 40% nuansa musik Mandarin. Formula tersebut diklaim menjadi identitas yang membedakan D’SAYANG BAND di tengah persaingan musik.
Formasi D’SAYANG BAND terdiri dari Dimas Salamun (vokal), Andi (gitar 1), dan Arya (drum). Perjalanan band ini juga disebut mendapat dukungan dari sejumlah musisi, antara lain Andika Kangen Band, Anto Cepi (musisi/TNI AU), Tegar cs (pencipta lagu “Gadis Manis Kalimantan”), serta EL Septa dari ELKASIH Band. Selain itu, band ini juga didukung penggemar yang menamakan diri PASUKAN SAYANG.
Bagi Dimas Salamun, D’SAYANG BAND bukan sekadar proyek musik, melainkan wujud menjaga mimpi dan semangat untuk terus berkarya.