Dinas Kebudayaan dan Olahraga Kota Ho Chi Minh menyatakan telah menggelar pertemuan dengan penyanyi Jun Pham (nama asli Pham Duy Thuan) dan tim produksi video musik “Truth or Dare?” pada 20 April. Pernyataan ini disampaikan dinas pada sore 23 April.
Dalam keterangannya, dinas menilai video musik tersebut memuat sejumlah unsur yang dinilai tidak sesuai dengan budaya Vietnam dan berpotensi menimbulkan konten yang menyinggung. Dinas meminta Jun Pham, sutradara video musik, serta tim pembuat konten untuk meninjau secara serius batasan dalam produk musik “Truth or Dare?”.
Dinas juga menekankan proses kreatif perlu menjaga keseimbangan antara unsur estetika, gagasan tematik, serta kesesuaian dengan adat dan tradisi Vietnam. Selain itu, para pihak terkait diminta terus meningkatkan kemampuan profesional agar menghasilkan karya seni yang dinilai tepat dan memiliki nilai estetika.
Terkait penyebaran konten secara daring, dinas mengingatkan bahwa organisasi maupun individu—termasuk artis dan tim produksi—wajib memastikan kepatuhan terhadap ketentuan hukum serta mengikuti aturan perilaku budaya di ruang digital sesuai regulasi dan arahan otoritas terkait.
Dinas menyatakan mengapresiasi langkah proaktif dan perbaikan yang dilakukan Jun Pham serta timnya menyusul munculnya opini publik negatif terhadap video musik tersebut. Dinas juga meminta pihak-pihak terkait berkomitmen menangani persoalan secara menyeluruh dan mencegah terulangnya temuan yang telah diidentifikasi lembaga negara.
Sebelumnya, pada malam 9 April, pihak manajemen Jun Pham mengumumkan penghapusan video musik “Truth or Dare?” dari platform online mulai pukul 21.00. Dalam pengumuman itu, manajemen menyebut keputusan tersebut didasari keinginan untuk menghadirkan produk musik yang tetap kreatif sekaligus dapat diterima publik, serta menyatakan akan berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Olahraga Kota Ho Chi Minh dan instansi terkait.
Pada siang hari di tanggal yang sama, dinas menyatakan telah meninjau dan mengevaluasi video musik tersebut, termasuk meminta pendapat dewan kesenian, lembaga terkait, dan para pakar. Dinas juga menyebut video musik yang dirilis secara daring di Vietnam tunduk pada berbagai ketentuan hukum, mulai dari regulasi seni pertunjukan hingga keamanan siber dan hak kekayaan intelektual. Terkait kegiatan seni pertunjukan, dinas merujuk pada Keputusan Pemerintah Nomor 144, yang mengatur ketentuan dalam Pasal 3, 7, dan 21, serta menyatakan belum ada aturan yang mewajibkan label peringkat usia untuk produk musik yang dirilis di platform digital.