BERITA TERKINI
Di Balik Layar "Mencari Semar" Teater Koma: Rima Ananda Merancang 70 Kostum Futuristik Berlapis Makna

Di Balik Layar "Mencari Semar" Teater Koma: Rima Ananda Merancang 70 Kostum Futuristik Berlapis Makna

Kesibukan sudah memuncak di balik Ciputra Artpreneur Theater pada Jumat, 15 Agustus 2025, meski lampu panggung belum menyala dan tirai belum terbuka. Sejak siang hari, tim produksi Teater Koma menuntaskan persiapan pementasan Mencari Semar, naskah dan sutradara Rangga Riantiarno.

Salah satu pekerjaan yang paling menyita perhatian adalah penyiapan kostum. Penata kostum Rima Ananda, yang akrab disapa Bunda Rima, menyebut timnya harus menyelesaikan puluhan busana dalam waktu singkat. “Dalam waktu dua setengah bulan, kami harus menyelesaikan 70 kostum untuk 26 pemain. Ini jumlah yang sedikit jika dibandingkan dengan produksi-produksi sebelumnya. Prosesnya cepat, tapi panduan dari naskah Mas Rangga (Riantiarno) sudah jelas. Tema kali ini futuristik,” ujarnya.

Rancangan kostum kali ini dituntut menampilkan dunia imajiner bangsa Nimacha—bangsa buatan berwujud AI—yang menjadi bagian dari cerita. Menurut Rima, tantangannya terletak pada upaya menggabungkan estetika futuristik, seperti kesan robot dan teknologi, dengan mitologi wayang yang menjadi akar cerita, terutama untuk tokoh punakawan.

Ia menjelaskan bahwa kebutuhan visual dalam pementasan ini tidak tunggal, melainkan berlapis. Ada karakter robot, manusia yang sudah dipengaruhi robot, hingga punakawan, yang masing-masing perlu dibedakan melalui identitas visual. “Ada beberapa lapisan tokoh, mulai dari robot, manusia yang sudah dipengaruhi robot, hingga punakawan. Semuanya butuh identitas visual yang berbeda,” kata Rima.