BERITA TERKINI
Desa Buwun Mas Gelar Peresean, Karnaval Budaya, dan Fashion Show Sambut HUT Ke-80 RI

Desa Buwun Mas Gelar Peresean, Karnaval Budaya, dan Fashion Show Sambut HUT Ke-80 RI

Pemerintah Desa (Pemdes) Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, bersama warga setempat menggelar rangkaian kegiatan untuk memeriahkan peringatan HUT Ke-80 Republik Indonesia. Agenda yang disiapkan meliputi event budaya peresean, karnaval budaya, fashion show, gerak jalan, turnamen sepak bola, serta berbagai lomba lainnya.

Kepala Desa Buwun Mas, Rochidi, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya diikuti warga desa, tetapi juga menarik partisipasi warga dari luar daerah, termasuk dari Lombok Tengah. “Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke 80 Desa Buwun Mas kami menggelar Carnaval Budaya, Fashion Show, dan lomba-lomba... setelah kemarin selama enam hari kami juga adakan Peresean di Desa Persiapan Pengantap dan besok pagi Apel Bendera di Lapangan Jepang-Buwun Mas,” ujarnya, Sabtu (16/8/2025).

Rangkaian kegiatan dipusatkan di tiga lokasi. Di Desa Persiapan Pengantap, Pemdes mengadakan event budaya peresean selama enam hari, mulai Minggu (10/8/2025) hingga Jumat (15/8/2025). Peserta peresean berasal dari seluruh dusun di wilayah desa setempat yang berjumlah 24 dusun, serta diikuti pula peserta dari luar desa, termasuk dari Lombok Tengah.

Sementara itu, kegiatan lain dipusatkan di desa induk, diawali gerak jalan antar sekolah yang diikuti seluruh sekolah di Desa Buwun Mas. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan karnaval budaya dan fashion show.

Pada 17 Agustus, selain apel bendera yang dipusatkan di Lapangan Jepang, agenda juga diisi berbagai lomba yang difasilitasi mahasiswa KKN Universitas Mataram (Unram). Di bagian barat, tepatnya di Desa Persiapan Belongas, digelar turnamen sepak bola antar dusun yang berlangsung selama bulan Agustus.

Menurut Rochidi, pembagian lokasi kegiatan dilakukan berdasarkan masukan berbagai elemen masyarakat agar ada perubahan dari waktu ke waktu sesuai visi dan misi desa. Ia menyebut kegiatan tersebut dialokasikan dari Dana Desa (DD). Selain rangkaian perayaan HUT RI, desa juga disebut rutin menggelar event wisata bau nyale setiap tahun.

Rochidi menambahkan, Pemdes Buwun Mas menyelenggarakan kegiatan serupa setiap tahun sejak 2004, pada periode pertama ia menjabat sebagai kepala desa. Ia menilai kegiatan ini penting untuk menggali dan mengangkat potensi desa, terutama peresean. Di Buwun Mas, peresean difasilitasi oleh paguyuban yang berlokasi di Nambung.

“Tujuan diadakan event ini tentu salah satu jadi daya tarik bagi wisatawan,” katanya. Ia menyebut pada bulan ini wisatawan ramai berkunjung dan melintas di kawasan tersebut.

Sejumlah wisatawan turut menyaksikan event budaya itu. Bahkan, beberapa wisatawan yang penasaran disebut ikut mencoba bermain peresean. Rochidi menilai momentum ini sekaligus menjadi sarana memperkenalkan potensi desa, tidak hanya budaya, tetapi juga potensi wisata lainnya.

Dalam kegiatan tersebut hadir pula anggota DPRD H Abdul Majid. Rochidi menyebut politisi PPP itu mempromosikan potensi daerah kepada wisatawan dengan kemampuan berbahasa Inggris.

Rochidi berharap berbagai potensi budaya yang ditampilkan dapat semakin menarik wisatawan, termasuk wisatawan asing, terlebih dengan rencana pengembangan Marina Bay City di wilayah setempat. Ia juga berharap gaung kegiatan dapat diperluas melalui media sosial agar semakin dikenal dan mendorong lebih banyak kunjungan wisatawan.