Gedung BGN di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, menjadi salah satu titik unjuk rasa pada Kamis (9/4/2026). Selain itu, aksi demonstrasi juga berlangsung di kawasan Gambir, Jakarta Pusat.
Untuk mengamankan jalannya kegiatan, Polres Metro Jakarta Pusat menyiagakan 527 personel gabungan di dua lokasi tersebut.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, menyampaikan massa demonstran di antaranya berasal dari kelompok mahasiswa. Aksi di wilayah Gambir disebut melibatkan Ikatan Mahasiswa Papua (IMAPA) bersama beberapa elemen massa, sementara di Kebon Sirih terdapat aksi dari Ikatan Mahasiswa Nusantara di depan Gedung BGN.
Hingga saat ini, tuntutan yang akan disampaikan dalam unjuk rasa tersebut belum diketahui. Meski demikian, pengamanan tetap dilakukan dengan menurunkan ratusan personel gabungan.
Terkait dampak terhadap arus kendaraan, polisi menyatakan rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional dengan mempertimbangkan jumlah massa di lapangan. Pengendara yang melintas di sekitar titik aksi diimbau berhati-hati dan mempertimbangkan rute alternatif untuk menghindari kemacetan.
Erlyn juga mengimbau masyarakat untuk menghindari wilayah sekitar lokasi unjuk rasa selama kegiatan berlangsung guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas.