BERITA TERKINI
Comeback Noo Phuoc Thinh Terjepit Dominasi Son Tung M-TP di Vpop

Comeback Noo Phuoc Thinh Terjepit Dominasi Son Tung M-TP di Vpop

Noo Phuoc Thinh kembali merilis karya baru lewat EP Nhat May (Angkat Telepon) setelah melewati periode panjang pergulatan pribadi, termasuk kehilangan gairah dalam profesinya dan sempat mempertimbangkan untuk berhenti bernyanyi. Namun, momentum comeback penyanyi ini dinilai kurang menguntungkan karena bertepatan dengan sorotan besar publik terhadap rilisan terbaru Son Tung M-TP, salah satu nama terkuat di industri musik Vietnam.

Video musik Nhat May dirilis pada malam 2 Juni, sekitar lima hari setelah Son Tung melepas Come My Way. Pada periode tersebut, karya Son Tung masih mendominasi pemberitaan dan percakapan publik, sehingga rilisan lain berisiko tertutup oleh arus perhatian yang sama.

Dalam lima hari sejak dirilis, Come My Way terus memicu diskusi di media sosial, mulai dari perdebatan soal melodi dan lirik yang dinilai tidak sejalan dengan visual, hingga isu lain yang terus bermunculan. Pada sore 3 Juni, video musik tersebut dilaporkan telah meraih 23,5 juta penayangan dan menempati posisi puncak di sejumlah tangga lagu YouTube di Vietnam, termasuk daftar 100 video musik terpopuler, 100 lagu terpopuler, serta 20 video trending terpopuler.

Di tengah dominasi itu, beberapa musisi lain juga merilis karya pada 28 Mei, seperti Sayda, 52Hz, Xuan Nghi, dan Phi Phuong Anh. Meski disebut mendapat sedikit keuntungan dari efek perbandingan dengan Son Tung, tidak ada yang dinilai cukup kuat untuk menciptakan persaingan yang benar-benar memikat. Berdasarkan data penayangan hingga siang 3 Juni, lagu Phi Phuong Anh Already Accustomed to Loneliness mendekati 700.000 penayangan, 52Hz Take Me Back 363.000 penayangan, Sayda Love My Friend 126.000 penayangan, sementara Xuan Nghi Hoa Danh Danh Phan Anh 3.300 penayangan. Meski terlihat timpang dibandingkan Son Tung, capaian tersebut tetap dipandang positif bila dibandingkan dengan rilisan mereka sebelumnya atau standar pasar secara umum.

Nama lain yang ikut mencuri perhatian adalah Binz. Lagu Em dari albumnya memunculkan diskusi luas di media sosial, terutama karena narasi di baliknya. Lirik dan beberapa citra dalam lagu tersebut sempat ditafsirkan sebagai sindiran terkait hubungan Touliver dan Toc Tien, yang kemudian memicu kontroversi hingga tim Binz merevisi dan mengganti sampul album untuk Em. Produk ini meraih 7 juta penayangan dalam sembilan hari meski tanpa video musik yang diproduksi secara profesional.

Di sisi lain, Noo Phuoc Thinh masuk ke persaingan dengan proyek yang disebut diinvestasikan besar-besaran. EP Nhat May memuat lagu utama berjudul sama, Cuoc Goi Cuoi (Panggilan Terakhir) yang berkolaborasi dengan 52Hz, Goi Cho Anh (Hubungi Aku), serta sebuah prolog pembuka. Tiga lagu utama tersebut mengusung gaya berbeda: Nhat May bernuansa pop dan R&B, Cuoc Goi Cuoi berupa balada emosional, sementara Goi Cho Anh digambarkan memiliki semangat rock yang kuat.

Ketiga lagu itu juga disertai video musik yang saling terhubung dalam satu rangkaian cerita, menggunakan alur waktu terbalik. Chi Pu tampil sebagai pemeran utama perempuan di ketiga video musik tersebut. Namun, dari sisi capaian awal, video musik Nhat May tercatat meraih 141.000 penayangan setelah sekitar 20 jam, angka yang menunjukkan posisi Noo Phuoc Thinh berada dalam kondisi kurang menguntungkan bila dibandingkan dengan dominasi Son Tung.

Di luar aspek musik, Noo Phuoc Thinh juga menuai kritik setelah mengunggah sesuatu yang dinilai sebagian pihak sebagai “komentar mengejek” kepada juniornya. Ia kemudian menjelaskan bahwa maksudnya adalah berbagi lagu dan mendukung juniornya di 52Hz, bukan menyindir pihak mana pun. Meski demikian, reaksi negatif tetap muncul.

Untuk lagu Nhat May sendiri, musiknya digambarkan memiliki melodi lembut dan emosional, dengan vokal Noo Phuoc Thinh yang hangat dan ekspresif. Namun, lagu tersebut juga dinilai tidak menawarkan hal baru, cenderung aman, bahkan dianggap ketinggalan zaman oleh sebagian pendengar. Kondisi ini memunculkan beragam opini yang berseberangan dan dinilai turut memengaruhi sulitnya video musik tersebut menembus peringkat tinggi.

Noo Phuoc Thinh masih memiliki dua video musik lain yang akan dirilis, yakni The Last Call dan Call Me. Peluang untuk membalikkan keadaan disebut bergantung pada kekuatan dua rilisan berikutnya, terutama Call Me yang digambarkan bersemangat rock dan diharapkan menampilkan sisi Noo Phuoc Thinh yang lebih baru serta lebih kompetitif dibandingkan Nhat May.

Sementara itu, Toc Tien juga dijadwalkan comeback pada 5 Juni. Proyek tersebut disebut menjadi rilisan pertamanya setelah mengalami gejolak emosional. Dengan nama yang masih memiliki daya tarik kuat di publik, produk barunya diperkirakan akan menyedot perhatian pada awal perilisan, meski ketahanan gaungnya dalam jangka panjang tetap bergantung pada kualitas karya dan investasi dari tim produksi.