BERITA TERKINI
Chatib Basri dan Budi Gunadi Temui Prabowo di Tengah Isu Reshuffle, Bahas Kajian DEN dan Evaluasi Program Kesehatan

Chatib Basri dan Budi Gunadi Temui Prabowo di Tengah Isu Reshuffle, Bahas Kajian DEN dan Evaluasi Program Kesehatan

JAKARTA — Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Chatib Basri dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sama-sama menyampaikan agenda pertemuan mereka dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Selasa (9/6/2026), di tengah mencuatnya spekulasi perombakan kabinet.

Keduanya juga kompak membantah kabar yang menyebut mereka masuk bursa Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Chatib menegaskan tidak ada isu tersebut. “Enggak ada (isu jadi Menkeu). Masa?” kata Chatib usai pertemuan.

Chatib mengaku bertemu langsung dengan Presiden, namun enggan membeberkan materi pembahasan. Ia meminta agar pertanyaan soal substansi pertemuan ditujukan kepada Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan. “Tanya Pak Luhut. Tuh ada, rame-rame kok,” ujarnya.

Menurut Chatib, kedatangannya ke Istana bertujuan melaporkan hasil kajian DEN. Ia juga menyebut forum pertemuan DEN dengan Presiden berbeda dengan pertemuan yang dihadiri Budi Gunadi.

Sementara itu, Budi Gunadi menyampaikan pertemuannya dengan Prabowo berfokus pada evaluasi tiga program prioritas atau quick wins sektor kesehatan. Ia menyebut tiga agenda itu meliputi cek kesehatan gratis, penanganan tuberkulosis (TBC), serta program pembangunan 66 rumah sakit.

“Yang pertama itu cek kesehatan gratis, yang kedua TBC, sama rumah sakit yang 66 itu. Dan itu kan sudah jadi. Dua puluh sudah beroperasi, dua belas. Jadi beliau, ‘ya sudah saya mau lihat’,” kata Budi.

Budi menambahkan, Presiden juga berencana mengunjungi salah satu rumah sakit yang telah dibangun melalui program tersebut, termasuk rencana kunjungan ke Krui, Lampung Barat.

Saat ditanya mengenai spekulasi dirinya masuk bursa Menteri Keuangan, Budi tidak menanggapinya secara serius dan menegaskan posisinya saat ini. “Sekarang masih jadi Menkes,” ujarnya.

Di sisi lain, Luhut menjelaskan pertemuan DEN dengan Presiden turut membahas hasil survei DEN terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menyebut survei dilakukan secara profesional dan independen dengan melibatkan 800 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah Indonesia.

Menurut Luhut, survei tersebut dibiayai langsung oleh DEN dan menggunakan sampel acak. “Hasil survei yang dilakukan oleh Dewan Ekonomi mengenai pelaksanaan makan bergizi yang kita lakukan di 800 titik, jadi betul-betul dengan profesional. Jadi kita harus, kami di DEN menjaga betul kredibilitas kami dan itu kami laporkan ke Presiden,” kata Luhut usai bertemu Prabowo.