Gitaris grup musik Govinda, Ade Nurulianto, tengah menyiapkan album bertajuk Blue bersama penyanyi solo Gloria Jessica. Album ini disebut akan merangkum sejumlah lagu dengan benang merah kesedihan dan patah hati.
Menurut Ade, judul Blue diambil dari ungkapan feeling blue yang menggambarkan suasana sendu dan muram. Ia menyebut album tersebut akan berisi lagu-lagu bertema patah hati dan kegalauan.
Ade juga menjelaskan kolaborasi ini akan mengeksplorasi sisi idealisme bermusik mereka, termasuk menghadirkan unsur musik Brit-Pop pada beberapa lagu. Selain Ade, musisi Barsena Bestandhi turut terlibat sebagai produser vokal dalam album Blue.
Di tengah deretan lagu bernuansa sendu, Ade menyiapkan satu lagu kejutan bertempo sedang (mid-tempo) yang disebut memiliki nuansa berbeda dibanding lagu-lagu lainnya di album tersebut. Gloria Jessica mengaku tertarik dengan lagu itu karena merasa memiliki referensi musik yang sejalan dengan Ade, meski judulnya disebut belum ditetapkan.
Gloria Jessica, yang akrab disapa Glojes, menggambarkan proses pengisian vokal untuk lagu-lagu barunya seperti mengupas lapisan bawang. Ia menilai lapisan-lapisan musik yang disajikan Ade saling melengkapi dengan penjiwaan suaranya secara seimbang.
Publik sudah dapat menikmati lagu kolaborasi pembuka album Blue berjudul “Terbelah Jadi Dua” melalui berbagai platform musik digital. Ade menyebut aransemen musik dan lirik lagu tersebut dirancang agar sesuai dengan karakter vokal Glojes, yang ia sukai sejak 2018 setelah mendengarkan lagu ciptaan Dewiq berjudul “Dia Tak Cinta Kamu”. Ia juga mengatakan pengisian instrumen dibuat tidak berlebihan, dengan sentuhan gitar yang ditempatkan secara seperlunya.
Video musik “Terbelah Jadi Dua” telah tayang di kanal YouTube resmi Ade Nurulianto sejak 17 April 2026. Video musik itu disutradarai Bagoes Tresna dengan konsep mengikuti perjalanan emosional seorang perempuan yang perlahan menyadari pria yang dicintainya memiliki hubungan lain.
Video tersebut diperankan oleh Yasamin Jasem, Daffa Saputra, Shalima Hakim, dan Handry Hartantio. Secara visual, video musik menonjolkan dominasi warna biru dan nuansa gelap yang merepresentasikan kesedihan serta kedalaman emosi yang menyakitkan.
Gloria Jessica berharap lagu ini dapat menemani pendengar yang sedang berada dalam kehampaan dan kesedihan, sekaligus mengingatkan bahwa setiap orang layak dicintai sepenuhnya.