Band alternative rock asal Jakarta, Zorrrya, resmi merilis mini album (EP) terbaru bertajuk Ellipsis. EP tersebut dirilis pada 3 April 2026 melalui kerja sama dengan label rekaman demajors dalam format digital.
Berisi empat lagu, Ellipsis disebut menjadi penanda evolusi sekaligus comeback Zorrrya dengan pendekatan yang lebih jujur dan grounded. EP ini berangkat dari gagasan tentang jeda, yakni ruang hening yang menyimpan banyak hal yang tidak terucap.
Perjalanan emosional dalam EP ini bergerak dari konfrontasi terhadap kepalsuan pada single pembuka Artifice, menuju kesadaran emosional di Amygdala, lalu refleksi yang melayang pada Reverie, hingga akhirnya tiba pada penerimaan dan kepulangan diri dalam Rengkuh.
Diproduksi hampir selama satu tahun sepanjang 2025, Ellipsis menjadi momen penting bagi Zorrrya untuk menata ulang identitas musikal. Tanpa meninggalkan kedalamannya, band ini memilih arah yang lebih dekat, lebih relatable, serta berakar pada pengalaman nyata masing-masing personel.
Zorrrya diperkuat lima personel, yakni Ramadhina Dewi (vokal), Nyoman Agastyasana (gitar), M. Agung Biondi (gitar), M. Aziz Tara (bass), dan Haykal Imarhel (drum).

