Band indie-rock asal Malang, Wuss, berkolaborasi dengan Siddha, vokalis grup musik asal Yogyakarta, Skandal, dalam single terbaru berjudul Three Years of Wonder and Pain in a Boundless March.
Wuss yang beranggotakan Sabiella Maris (vokal/gitar), Brilyan Pratama (vokal/gitar), Rara Harumi (bass), dan Rufa Hidayat (drum) menggandeng Siddha untuk memperkaya warna emosional dalam lagu tersebut.
Single ini disebut menjadi bagian penting dalam perjalanan Wuss menuju album penuh perdana yang direncanakan rilis pada 2026. Lagu tersebut berangkat dari refleksi atas tiga tahun terakhir yang menjadi fondasi utama, menggambarkan perjalanan panjang yang diwarnai berkat, kebingungan, kehilangan, serta pertumbuhan yang tidak selalu mudah dijelaskan.
Brilyan Pratama mengungkapkan bahwa periode tersebut menghadirkan campuran perasaan yang sulit dipisahkan antara momen berat dan indah. “Kalau dibilang momen paling berat dan paling indah, jujur selama tiga tahun itu semuanya campur jadi satu mixed feeling banget. Dari situ aku jadi sadar, justru hal-hal sederhana itu yang paling mahal dan enggak tergantikan. Itu yang akhirnya kebawa juga ke dalam lagu ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, lagu itu juga bersandar pada pengalaman nyata. “Kalau based on true story, ada pengalaman nyata pastinya. Kebetulan beberapa personel juga pernah merasakan hal yang sama,” katanya.
Melalui Three Years of Wonder and Pain in a Boundless March, Wuss menghadirkan upaya memahami perjalanan tersebut, sekaligus menegaskan bahwa rasa sakit dan kebahagiaan dapat berjalan berdampingan. Lagu ini juga memotret bagaimana pertumbuhan kerap datang melalui kehilangan, serta tidak semua pertanyaan selalu menemukan jawaban.

