Band Wali merilis karya religi terbaru berjudul “Romantika Badar dan Uhud” pada 13 Februari, beberapa hari sebelum memasuki Ramadan. Masih mengusung warna pop Melayu khas mereka, Wali menyampaikan pesan spiritual yang diklaim relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini.
Dalam keterangan pers, lagu tersebut disebut diciptakan oleh Apoy. Wali menghadirkan melodi yang halus namun menekankan kekuatan pesan lewat lirik. Mereka memakai metafora dari dua peristiwa besar dalam sejarah Islam untuk menggambarkan dinamika hidup, terutama tentang kemenangan dan kekalahan.
Wali juga menyatakan ingin menjadikan “Romantika Badar dan Uhud” sebagai anthem Ramadan tahun ini. Melalui lagu ini, mereka mengajak pendengar untuk lebih bersyukur, menjaga konsistensi ibadah, serta memahami bahwa hasil akhir dalam hidup merupakan kehendak Sang Pencipta. Unsur selawat yang disisipkan di dalamnya turut diharapkan menjadi sarana pendekatan spiritual.
Selain merilis lagu, Wali dijadwalkan hadir lebih intens menemani masyarakat melalui sinetron RCTI “Amanah Wali” yang tayang selama Ramadan 2026. Program tersebut disebut akan hadir pada waktu-waktu penting seperti menjelang buka puasa dan sahur.
Video musik “Romantika Badar dan Uhud” mengangkat tema perang pada zaman nabi. Video ini dapat disaksikan melalui kanal YouTube Wali Band Official.

