Banyak orang pernah mengalami momen ketika sebuah melodi terdengar sangat akrab, tetapi judul lagu maupun nama penyanyinya justru tak teringat. Hal ini kerap terjadi pada lagu-lagu Mandarin yang sudah lama populer—sering terdengar di berbagai kesempatan, namun tidak selalu dikenali identitasnya.
Sejumlah lagu Mandarin legendaris memang memiliki ciri kuat, baik dari intro, melodi, maupun penggalan reff yang mudah menempel di ingatan. Berikut tujuh lagu yang nadanya kerap terasa familiar bagi pendengar, lengkap dengan judul dan penyanyinya.
1. “Hao Xiang Hao Xiang” — Vicky Zhao
Lagu ini dikenal lewat penggalan lirik “Hao Xiang Hao Xiang He Ni Zai Yi Qi” yang berarti “Sangat ingin, sangat ingin bersamamu”. Dibawakan Vicky Zhao, lagu ini dirilis pada 2001 dan digunakan sebagai lagu tema drama televisi ROMANCE IN THE RAIN.
2. “Tian Mi Mi” — Teresa Teng
Baris “Tian Mi Mi Ni Xiao De Tian Mi Mi” (“Manisnya, senyummu begitu manis”) menjadi bagian yang paling mudah dikenali. “Tian Mi Mi” dirilis pada 1979 dan menjadi salah satu lagu paling populer di Asia. Dalam keterangan yang beredar, lagu ini disebut diadaptasi dari lagu daerah Indonesia “Dayung Sampan” serta pernah menjadi judul film Hong Kong pada 1996.
3. “Qing Fei De Yi” — Harlem Yu
Penggalan “Zhi Pa Wo Zi Ji Ai Shang Ni, Bu Gan Rang Ni Zhi Dao” (“Aku takut aku jatuh cinta padamu, tidak berani memberitahumu”) membuat lagu ini lekat dengan tema cinta yang dipendam. Lagu yang dirilis pada 2001 ini menjadi lagu tema drama Taiwan Meteor Garden dan ikut melesat berkat popularitas serial tersebut.
4. “Tong Hua” — Michael Wong (Guang Liang)
Lagu ini identik dengan lirik “Ni Ku Zhe Dui Wo Shuo, Tong Hua Li Dou Shi Pian Ren De” (“Kau menangis padaku dan berkata, semua dalam dongeng itu bohong”). Dirilis pada 2005, “Tong Hua” dikenal luas di Asia, terutama karena melodi piano dan nuansa lirik yang puitis.
5. “You Dian Tian” — Silence Wang feat. By2
Bagian “Ni You Dian Tian, He Wo You Dian Xian” (“Kamu sedikit manis, dan aku sedikit asin”) menjadi daya tarik utama karena terdengar ringan dan mudah diingat. Lagu duet ini dirilis pada 2012 dan disebut kerap digunakan sebagai lagu latar video pendek, termasuk di platform seperti Douyin (TikTok), serta menjadi lagu tema drama web China.
6. “Yue Liang Dai Biao Wo De Xin” — Teresa Teng
Kalimat “Yue Liang Dai Biao Wo De Xin” (“Bulan mewakili hatiku”) dikenal sebagai salah satu ungkapan romantis paling ikonik dalam lagu Mandarin. Disebutkan bahwa Chen Fen Lan pertama kali merekam lagu ini pada 1972, namun versi Teresa Teng yang dirilis pada 1977 menjadi yang paling populer dan dikenal luas.
7. “Liu Xing Yu” — F4
Lagu ini mudah dikenali lewat lirik “Rang Ni De Lei Luo Zai Wo Jian Bang” (“Biarkan air matamu jatuh di bahuku”). “Liu Xing Yu” dirilis pada 2001 sebagai lagu tema penutup drama Meteor Garden, melengkapi lagu pembuka “Qing Fei De Yi”. Dalam keterangan yang beredar, lagu ini juga disebut sebagai versi Mandarin dari lagu Jepang “Gaining Through Losing” oleh Ken Hirai.
Dengan mengetahui judul dan penyanyinya, pendengar bisa lebih mudah menelusuri kembali lagu-lagu yang selama ini hanya terasa akrab di telinga. Daftar di atas juga menunjukkan bagaimana soundtrack drama dan lagu-lagu klasik berperan besar membuat karya-karya Mandarin tetap diingat lintas generasi.