Industri wellness dinilai semakin berkembang seiring menguatnya tren gaya hidup sehat di masyarakat. Layanan yang sebelumnya identik dengan fasilitas medis kini disebut tidak lagi didominasi rumah sakit, melainkan banyak hadir di luar layanan kesehatan formal seperti spa, pijat, dan pusat kebugaran.
CEO De WAVE Signature Surabaya, Cipto Suwarno Kurniawan, mengatakan sekitar 70 persen layanan kesehatan kini berada di luar rumah sakit. Menurutnya, ke depan ada tiga industri yang diperkirakan terus tumbuh, yakni AI digital, kreatif digital, dan wellness.
“Wellness ini sekarang sudah bergeser, tidak hanya soal rumah sakit, tapi lebih luas ke peningkatan kualitas hidup,” ujar Cipto, Sabtu (11/4/2026).
Ia menilai meningkatnya aktivitas olahraga dan kesadaran hidup sehat turut mendorong kebutuhan layanan relaksasi dan terapi. Kondisi itu membuat Surabaya dipandang sebagai salah satu pasar potensial bagi industri wellness.
Di tengah tren tersebut, De Wave Signature hadir dengan konsep yang menekankan pengalaman relaksasi. Cipto menyebut konsep “Signature” bukan semata soal luasan tempat, melainkan juga pengalaman yang ditawarkan kepada konsumen.
Salah satu inovasi yang diunggulkan adalah kursi multifungsi yang memungkinkan beberapa perawatan dilakukan dalam satu waktu. “Salah satunya adalah ada kursi untuk terapi tadi, itu satu kursi bisa untuk terapi foot spa, head spa, pijat, sambil nail art. Jadi kalau misalkan waktu yang jadi kendala, di sini cukup satu jam selesai semua,” kata Cipto.
Selain inovasi layanan, aspek kenyamanan dan privasi juga disebut menjadi perhatian. Cipto menyampaikan pihaknya menyiapkan 40 kamar untuk mengantisipasi keterbatasan ruang saat permintaan tinggi. “Mereka (konsumen) paling tidak suka kalau sudah datang mau pijat ketolak, karena tempatnya penuh. Makanya kami sediakan 40 kamar untuk menanggulangi itu,” ujarnya.
Ia menambahkan, ruang perawatan juga dirancang lebih privat. “Di sini kami juga sudah pakai pintu. Sekat kamarnya pakai pintu. Jadi lebih privasi,” kata Cipto.
Menurut Cipto, perkembangan ini mencerminkan arah sektor wellness yang kian terkait dengan ekonomi gaya hidup. Ia menegaskan, industri wellness mencakup berbagai layanan yang berhubungan dengan peningkatan kualitas hidup manusia dan saat ini tengah mengalami pertumbuhan.