Platform agensi perjalanan daring tiket.com merekomendasikan empat destinasi wellness dan eco-hospitality di Jawa Tengah melalui fitur “tiket Green”. Rekomendasi ini disampaikan untuk merespons meningkatnya minat wisatawan terhadap pengalaman perjalanan yang lebih mindful, personal, dekat dengan alam, dan bertanggung jawab.
Senior Vice President of Accommodations tiket.com, Cisyelya Bunyamin, menjelaskan bahwa “tiket Green” mengacu pada enam indikator utama, yaitu pangan, air, energi, biodiversitas dan shelter, pengolahan sampah, serta mindfulness. Indikator tersebut digunakan untuk memudahkan masyarakat memilih akomodasi ramah lingkungan, baik di dalam maupun luar negeri.
“Saat ini semakin banyak wisatawan yang mencari pengalaman perjalanan yang terasa personal, dekat dengan alam, dan memberi kesempatan untuk rehat sejenak dari rutinitas sehari-hari. Melalui tiket Green, kami ingin membantu masyarakat menemukan akomodasi yang tidak hanya nyaman, tetapi juga menghadirkan pengalaman menginap yang lebih bermakna,” kata Cisyelya.
Rekomendasi pertama adalah Rumah Atsiri Indonesia di Desa Plumbon, Tawangmangu. Destinasi aromatic wellness ini merupakan hasil revitalisasi pabrik penyulingan Citronella tahun 1963. Di lokasi tersebut tersedia penginapan Atsiri Glamping di lereng Gunung Lawu dengan harga mulai Rp1,2 jutaan per malam.
Atsiri Glamping disebut menjalankan komitmen keberlanjutan antara lain dengan mengatur penggunaan air panas secara terukur, mematikan listrik di kamar kosong, mengurangi plastik sekali pakai, menyediakan sikat gigi bambu dan sedotan beras, serta mengembangkan program daur ulang linen bekas melalui eco green linen system.
Rekomendasi kedua adalah Puri Asri Hotel & Resort di Magelang. Akomodasi ini menawarkan suasana alam terbuka di tepi Sungai Progo dengan harga mulai Rp900 ribuan per malam. Puri Asri disebut telah menunjukkan komitmen terhadap lingkungan sejak 1998, termasuk melalui manajemen sampah tanpa pembakaran dan pengolahan limbah organik menjadi pupuk.
Hotel tersebut juga menjalankan program penghematan energi dan air menggunakan lampu LED, pemanfaatan ulang air, pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH), konsep live cooking untuk menekan food waste, penggunaan kendaraan listrik operasional, fasilitas bermain tradisional tanpa listrik Eden’s Park, hingga aksi kebersihan sungai.
Rekomendasi ketiga adalah ARTOTEL Leguna Magelang, hotel terbaru dengan konsep art-inspired designed hotel dengan tarif mulai Rp850 ribuan per malam. Bangunan modern tropis karya arsitek Andra Matin ini dirancang untuk memaksimalkan cahaya alami dan sirkulasi udara guna menekan konsumsi listrik.
Dengan arsitektur terbuka, hotel ini diharapkan memungkinkan tamu terkoneksi dengan lanskap alam serta karakter budaya Magelang. Kehadirannya disebut dapat memperkaya pariwisata berkelanjutan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif setempat.
Rekomendasi keempat adalah Plataran Borobudur Resort & Spa di Desa Tanjungan, yang berjarak sekitar lima menit dari Candi Borobudur. Luxury eco-resort ini memiliki tarif mulai Rp5 jutaan per malam dan menyajikan panorama Candi Borobudur, Gunung Merapi, Pegunungan Menoreh, serta hutan jati.
Akomodasi tersebut mengusung filosofi “True Indonesian Icon” melalui konsep menginap bernuansa Jawa, aktivitas berbasis budaya dan alam yang minim eksploitasi, serta pelibatan masyarakat sekitar dalam aktivitas hospitality agar manfaat ekonomi pariwisata dapat dirasakan komunitas lokal secara berkelanjutan.
“Setiap destinasi memiliki cara berbeda untuk menghadirkan pengalaman menginap yang berkesan, mulai dari kedekatan dengan alam, wellness, hingga budaya lokal. Kami berharap rekomendasi ini bisa menjadi inspirasi bagi wisatawan yang ingin menikmati perjalanan dengan cara yang terus mendukung keberlanjutan,” kata Cisyelya.
Selain rekomendasi destinasi, tiket.com menyebut “tiket Green” dilengkapi fitur Refund & Reschedule serta layanan konsumen Halo tiket 24/7. Tiket.com juga menyampaikan adanya penawaran kode promo TIKETHOTEL berupa instant cashback hingga Rp600 ribu bagi konsumen yang melakukan pemesanan.