Titi DJ kembali menyapa publik lewat peran barunya sebagai juri ajang pencarian bakat The Icon Indonesia yang tayang di SCTV. Di tengah kemunculan talenta-talenta baru, ia mengungkap kunci yang membuatnya tetap eksis selama puluhan tahun di industri musik Indonesia: konsistensi dan kemampuan beradaptasi.
Menurut Titi DJ, keberuntungan juga memiliki peran, namun harus disertai usaha. Ia menekankan pentingnya kemauan untuk terus berkarya agar seorang seniman tetap dibutuhkan dan dirindukan. “Jawabannya setuju sama Ahmad Dhani, rezeki. Tapi memang ada ikhtiar. Gimana kita tetap diminta, tetap dirindukan,” ujar Titi DJ saat ditemui di SCTV Tower, Jakarta, Senin (6/4/2026).
Kehadiran Titi DJ di kursi juri disebut semakin dinamis dengan adanya musisi Ahmad Dhani. Ia mengaku menikmati momen kebersamaan mereka, termasuk saat terjadi perbedaan pendapat dalam menilai peserta. “Seru, karena kadang komentar dari Dhani out of the box. Kadang ada perdebatan di situ,” katanya.
Titi DJ menilai perdebatan di meja juri bukanlah konflik personal, melainkan bagian dari diskusi profesional demi kepentingan peserta. Perbedaan sudut pandang, menurutnya, justru memberi masukan yang lebih luas bagi kontestan. “Tapi tidak apa-apa demi pesertanya dapat masukan dari berbagai angle,” ucapnya.
Dalam kompetisi ini, Titi DJ menyebut tujuan para juri adalah menemukan sosok yang benar-benar layak menjadi ikon baru musik Indonesia. Ia juga menyoroti proses perkembangan para peserta sebagai bagian yang menarik untuk disaksikan. “Semua juri pasti mencari hal yang sama, ikon yang baru. Tapi yang menyenangkan melihat mereka berproses,” tuturnya.
Titi DJ turut mengamati tantangan yang kerap dihadapi kontestan ketika memasuki panggung yang lebih besar. Ia menyebut ada peserta yang tampil menjanjikan saat audisi, tetapi performanya menurun seiring berjalannya kompetisi. Tekanan panggung, sorotan lampu, komentar juri, hingga tuntutan koreografi dapat memengaruhi penampilan.
“Biasanya di awal bagus tapi berprosesnya tidak seperti di awal. Mungkin karena stage besar, juri di depan, koreografi. Nah proses seperti itu yang buat saya wow. Kadang di awal kurang tapi setelah berproses jadi sangat bagus. Mental harus dijaga,” ujar Titi DJ.

