BERITA TERKINI
The Brandals Rilis Single Kedua “Di Pinggir Marjin”, Angkat Narasi Kelas Pekerja Perkotaan

The Brandals Rilis Single Kedua “Di Pinggir Marjin”, Angkat Narasi Kelas Pekerja Perkotaan

JAKARTA — Setelah berselang sekitar setengah tahun, The Brandals kembali menyapa pendengar lewat single kedua berjudul Di Pinggir Marjin. Lagu tersebut disiapkan sebagai salah satu materi untuk album baru mereka yang dijadwalkan rilis pada pertengahan 2026.

Di Pinggir Marjin hadir sebagai balada yang membawa narasi tentang penderitaan kelas pekerja, terutama mereka yang tinggal di wilayah perkotaan. Liriknya memotret kecemasan, kekecewaan, dan harapan yang kerap terbebani tekanan hidup, di tengah situasi rezim pemerintahan yang digambarkan semakin tidak pasti.

Pendekatan musikal ini melanjutkan arah yang sebelumnya sudah terasa pada Jari Kasar yang dirilis akhir September lalu. Dalam rilisan tersebut, The Brandals mengusung musik yang lebih lambat dan melodis, namun tetap mempertahankan sikap tegas sebagai band protes sosial melalui lirik yang mewakili komunitas perkotaan yang terpinggirkan.

Single terbaru ini juga menandai kolaborasi pertama The Brandals dengan Jonathan Mono (vokalis We Are Neurotic), yang terlibat sebagai produser bersama Jonathan Pardede. Drummer We Are Neurotic, Karel William, turut mengisi permainan drum dalam lagu ini.

Di Pinggir Marjin direkam pada Oktober 2024, sebelum drummer baru The Brandals, Ghani Noorputrawan, bergabung pada akhir tahun tersebut. Selain itu, Lawrence Aswin dari grup jazz elektronik SOVA berkontribusi dengan memainkan instrumen “Toy Piano”.

Keputusan merilis single bernuansa balada menjadi langkah yang disebut berani bagi The Brandals, band rock yang telah berkiprah hampir 25 tahun di skena musik independen Indonesia. Dalam perjalanan kariernya, mereka dikenal tidak mengikuti aturan industri atau korporasi, serta tidak mengorbankan idealisme demi kenyamanan maupun permintaan pasar.

The Brandals juga menegaskan tradisi mereka untuk terus menantang diri sendiri dan pendengar, dengan mendorong batas eksperimen dan menentang ekspektasi. Di Pinggir Marjin menjadi salah satu cuplikan dari materi yang tengah disiapkan menuju album baru mereka pada 2026.