Sutradara Chánh Trực meresmikan Star Music Art Academy pada sore 4 Juni, setelah melalui proses perencanaan dan persiapan yang panjang. Berbekal pengalaman bertahun-tahun di teater, televisi, dan film, ia menyebut akademi ini bukan sekadar fasilitas pelatihan seni, melainkan upaya membangun lingkungan yang profesional, modern, dan manusiawi untuk menemukan serta membina talenta muda.
Chánh Trực mengatakan pendirian akademi dilatarbelakangi keinginannya berkontribusi dalam menyiapkan sumber daya manusia berkualitas untuk bidang teater, film, televisi, dan hiburan. Menurutnya, kebutuhan baru dalam pendidikan seni menuntut hadirnya generasi muda dengan keterampilan profesional, pemikiran kreatif, kemampuan beradaptasi, serta kepercayaan diri untuk berprestasi. Ia menyebut Star Music Art Academy dirancang sebagai model pelatihan yang menekankan praktik dan memiliki orientasi karier yang jelas.
Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa setiap siswa memiliki “bintang” yang unik dan perlu diterangi dengan tepat. Lebih dari 20 peserta pelatihan yang bersiap memasuki program akademi disebut antusias dengan kurikulum yang mengedepankan pengembangan individualitas kreatif, pembentukan etika kerja profesional, serta penanaman nilai-nilai humanistik dalam seni bagi generasi muda.
Star Music Art Academy menonjolkan pendekatan pendidikan holistik. Selain pelatihan artistik profesional, akademi menekankan penguatan keterampilan interpersonal, etika, pemikiran kreatif, dan pembentukan karakter profesional—aspek yang dinilai masih kurang pada pasar seni pertunjukan saat ini.
Dalam acara peresmian, sutradara Nguyen Thanh Nam menyampaikan bahwa nilai inti yang diusung akademi adalah semangat humanisme, dengan etika profesional, kebiasaan berbagi, dan perilaku budaya sebagai landasan yang berjalan seiring dengan keahlian. Ia menyatakan arah tersebut diyakini dapat membuka peluang karier yang lebih bermakna bagi generasi muda.
Akademi ini juga melibatkan tim seniman dan instruktur dari berbagai bidang seni pertunjukan. Sejumlah nama yang disebut turut berpartisipasi dalam pelatihan dan bimbingan profesional, antara lain musisi Van Tu Quy, aktor film Minh Luan, sutradara Nguyen Thanh Nam, komedian Hoang Meo, aktor Doan Thanh Tai, koreografer Huynh Huu Phuc, seniman Hong Phuc, seniman Le Tam, dan seniman Doan Thai Binh.
Seniman Doan Thai Binh yang menjabat Wakil Direktur Artistik menyatakan tujuannya membantu siswa mendekati profesi dengan emosi, menggali bakat, serta menyempurnakan keterampilan penampilan secara bertahap agar mereka percaya diri mengembangkan karier artistik.
Pendirian Star Music Art Academy juga dipandang terkait kebutuhan industri budaya Kota Ho Chi Minh. Selama bertahun-tahun, kota ini dikenal sebagai pusat produksi konten hiburan terbesar di negara tersebut, namun persoalan ketersediaan sumber daya manusia berkualitas tinggi untuk teater, film, acara permainan, televisi, dan seni pertunjukan disebut masih menjadi kesenjangan. Karena itu, akademi ini dinilai memiliki makna lebih dari sekadar lembaga pelatihan tunggal, dan berpotensi menjadi mata rantai pelengkap dalam ekosistem industri budaya kota jika dioperasikan dengan baik.
Chánh Trực memulai langkah ini dengan bekal pengalaman praktis. Selain dikenal sebagai aktor, ia disebut telah menyutradarai berbagai program dan drama di Teater Panggung Kecil Kota Ho Chi Minh (5B Võ Văn Tần), Radio dan Televisi Kota Ho Chi Minh (HTV), serta Teater Seni Trương Hùng Minh. Ia juga terlibat dalam penyutradaraan serial televisi, acara permainan, program reality TV, dan festival berskala besar.