Spotify memperluas fungsi fitur AI Prompted Playlist. Jika sebelumnya fitur ini digunakan untuk membuat playlist musik, kini pengguna juga dapat memanfaatkannya untuk menemukan dan menyusun playlist podcast secara otomatis.
Melalui fitur Prompted, pengguna cukup menuliskan preferensi atau deskripsi tertentu, mulai dari topik podcast yang diminati, gaya penyampaian, hingga jenis cerita yang diinginkan. Sistem kemudian mengolah permintaan tersebut dan menampilkan daftar podcast yang dinilai paling relevan.
Fitur ini masih berada dalam tahap beta dan baru tersedia untuk pengguna premium di sejumlah negara, seperti Amerika Serikat, Inggris, Kanada, dan Australia. Meski cakupannya terbatas, pembaruan ini menunjukkan arah Spotify dalam mengintegrasikan teknologi AI untuk mempermudah eksplorasi konten, terutama podcast yang jumlahnya terus bertambah.
Selain membantu pencarian, Spotify juga menambahkan aspek transparansi dan fleksibilitas. Setiap episode yang direkomendasikan akan disertai penjelasan singkat mengenai alasan pemilihannya.
Pengguna dapat mengatur frekuensi pembaruan playlist atau menyesuaikan kembali prompt agar hasil yang ditampilkan semakin sesuai dengan selera. Di sisi lain, perluasan fitur ini dinilai dapat memberi dampak positif bagi kreator podcast karena rekomendasi berbasis prompt membuka peluang konten lebih mudah ditemukan oleh pendengar yang tengah mencari topik tertentu.
Menurut Spotify, pendekatan ini tidak hanya membantu distribusi konten baru, tetapi juga berpotensi mengangkat kembali katalog lama yang sebelumnya kurang terekspos. Langkah tersebut sekaligus melengkapi strategi Spotify dalam memperkuat ekosistem podcast, termasuk podcast video, untuk menarik lebih banyak kreator.