Serial original Netflix Night Shift for Cuties melibatkan kolaborasi lintas negara dalam proses produksinya. Produser Kevin Ryan Hikmawan mengatakan tim menggandeng sejumlah talenta dari Korea Selatan untuk membangun atmosfer dunia K-Pop yang autentik di dalam serial.
Kevin menjelaskan, sejak tahap awal pengembangan proyek bersama Netflix, tim kreatif telah membahas siapa saja yang akan berperan dalam membentuk identitas musik serial ini. Dari pembahasan itu, tim kemudian bekerja sama dengan Kenny Gabriel dan Monica Eva Sancti.
Menurut Kevin, proses penciptaan lagu di serial ini memiliki pendekatan yang berbeda. Sejumlah lirik pada awalnya disusun untuk mendukung kebutuhan cerita serta perkembangan karakter di tiap episode. Namun, ketika tim memutuskan untuk membuat album, lagu-lagu tersebut diarahkan agar dapat berdiri sendiri dan dinikmati di luar konteks serial.
Kevin menyebut produksi musik dan koreografi menjadi tantangan terbesar selama penggarapan Night Shift for Cuties. Ia menilai pembuatan serial sudah kompleks, dan tingkat kesulitannya bertambah ketika tim juga harus menciptakan lagu, koreografi, serta membangun identitas grup idola fiktif yang meyakinkan.
Ia memaparkan, penulisan lagu dilakukan secara bertahap. Tim kreatif terlebih dahulu menyusun konsep dan lirik dalam bahasa Indonesia serta Inggris, sebelum diterjemahkan dan disesuaikan ke dalam bahasa Korea agar terdengar lebih natural.
Selain musik, pembangunan dunia cerita atau world building juga menjadi pekerjaan besar. Tim harus menciptakan dunia K-Pop fiktif yang tetap terasa realistis bagi penonton, sekaligus menyatukan talenta dari berbagai negara.
Dalam serial ini, girl group fiktif Purple Tea menjadi bagian penting cerita. Kevin menyebut tiga anggota Purple Tea berasal dari Korea Selatan dan satu dari Indonesia, sehingga proses penyatuan unsur lagu, koreografi, hingga komposisi grup menjadi tantangan tersendiri.
Purple Tea diperankan oleh Gabrielle Novangeline sebagai Boki, Ryou Jay-hyun sebagai Hyun, Baek Seo-ra sebagai Ae Cha, dan Kim Ye-jin sebagai So Yoon. Kehadiran pemain lintas negara ini disebut menjadi salah satu upaya produksi untuk menghadirkan nuansa industri K-Pop yang lebih autentik, sekaligus memperkuat identitas serial yang memadukan perspektif Indonesia dan Korea Selatan.