Psikolog musik dari University of Sheffield, Michael Bonshor, mengungkap sejumlah unsur yang dinilai dapat membuat sebuah lagu terdengar lebih ceria. Ia menyebut, lagu yang bisa menjadi acuan “skor bahagia” umumnya memiliki beberapa komponen kunci.
Menurut Bonshor, unsur tersebut mencakup tempo sekitar 137 ketukan per menit, pola empat ketukan dalam setiap bar, struktur klasik bait-chorus-bait-chorus, serta perubahan kunci chord untuk menambah kesan gembira. Ia juga menjelaskan bahwa studi sebelumnya menemukan lagu cenderung dianggap bahagia bila berada pada kunci utama, dengan “sweet spot” tempo di sekitar 137 detak per menit.
Berdasarkan acuan itu, lagu pop yang disebut masuk kategori paling bahagia adalah “Good Vibrations” dari The Beach Boys yang dirilis pada 1966. Posisi berikutnya ditempati “I Got You (I Feel Good)” yang dinyanyikan James Brown, disusul “House Of Fun” dari Madness di urutan ketiga.
Dalam daftar tersebut, lagu era pop modern juga disebut, yakni “Get The Party Started” yang dibawakan P!nk pada 2007, kemudian “Uptown Girl” dari Billy Joel di urutan kelima. Sementara itu, posisi keenam dan ketujuh diisi “Sun Is Shining” dari Bob Marley serta “I Get Around” dari The Beach Boys.
Tiga tempat terakhir ditempati “YMCA” dari Village People, “Waterloo” dari Abba, serta “September” dari Earth, Wind & Fire.
Masih terkait musik yang memengaruhi suasana hati, sebuah survei terhadap 2.000 orang dewasa menemukan 32 persen responden mendengarkan musik setiap hari untuk meningkatkan mood. Rata-rata, responden memiliki playlist berisi delapan lagu bahagia saat bepergian, dan hampir setengahnya—46 persen—mengaku ikut bernyanyi mengikuti lagu favorit mereka sebagai cara untuk membantu memperbaiki suasana hati.

