Industri musik Indonesia di era digital kembali diramaikan oleh pendatang baru, Riki Bangar. Selain sebagai penyanyi, ia juga menulis lagu dan telah merilis 10 karya yang diedarkan melalui kanal TikTok miliknya, riki_bangar1.
Riki menyebut lagu-lagu yang ia buat didominasi nuansa pop dengan lirik yang ia anggap puitis. Ia juga menyisipkan beberapa lagu bernada ceria untuk menghibur pendengar.
Dalam keterangannya, Riki menjelaskan keputusannya terjun ke dunia musik berangkat dari keinginan mengubah nasib melalui bakat seni dan sastra yang ia pelajari secara otodidak. Ia juga menuturkan motivasinya untuk bangkit dari keterpurukan dan mengharumkan nama keluarga.
Riki Riyanto, nama asli dari Riki Bangar, lahir di Bandar Lampung dan dibesarkan dalam keluarga sederhana. Ia mengisahkan pernah menjalani berbagai pekerjaan sejak kecil, mulai dari pedagang air PAM keliling menggunakan gerobak hingga menjadi kondektur angkot. Saat dewasa, ia merantau ke Batam, kemudian bekerja sebagai koki di Sulawesi, sebelum akhirnya menetap di Jakarta untuk mewujudkan cita-citanya sebagai penyanyi dan pencipta lagu.
Dalam beberapa lagu, Riki berkolaborasi dengan Azizah Azzahrah, remaja putri asal Tuban, Jawa Timur. Riki mengatakan kolaborasi dilakukan agar lagu terdengar lebih harmonis. Azizah disebut pernah meraih juara dua Festival Hadroh di Tuban.
Riki menyampaikan, 10 lagu yang ia ciptakan mengangkat tema cinta yang menyentuh dan membawa pendengar larut dalam kenangan. Ia juga menyebut ada satu lagu bernuansa komedi riang. Riki berharap dapat memperoleh penggemar dan membentuk komunitas yang menjadi penyemangat untuk terus berkarya.
Ia juga merekomendasikan beberapa lagu unggulan. Lagu Semua telah berubah bercerita tentang rindu yang mendalam dan menyiksa namun tak terobati. Jika ini jalanku mengangkat kisah menerima takdir dengan ikhlas, termasuk perpisahan yang harus direlakan. Sementara Terima kasih Ibu menggambarkan ketulusan cinta dan pengorbanan seorang ibu yang menurutnya tak dapat dibalas dengan apa pun.
Berikut daftar 10 lagu karya Riki Bangar: Semua telah berubah, Jika ini jalanku, Terima kasih Ibu, Hanya cintamu lebih berarti, Sudahlah, Cinta suci, Kenangan Bersamamu, Cinta tak selalu bersama, Rasa yang telah mati, dan Sarkodes.
Riki merupakan anak bungsu dari dua bersaudara. Ia berharap karya-karyanya dapat menghibur masyarakat sekaligus menjadi motivasi bagi orang lain. Ia juga berpesan agar setiap orang tidak takut menunjukkan bakat yang dimiliki dan berani membuktikan kemampuan dengan potensi yang ada.

