BERITA TERKINI
Rap dan Nyanyian Then Berpadu dalam Video Musik Peringati 85 Tahun Kembalinya Ho Chi Minh ke Vietnam

Rap dan Nyanyian Then Berpadu dalam Video Musik Peringati 85 Tahun Kembalinya Ho Chi Minh ke Vietnam

Musisi Nguyen Thanh Trung merilis video musik berjudul “Bersama Kita Menemukan Jalan Kembali ke Sumber Air” untuk memperingati 85 tahun kembalinya Presiden Ho Chi Minh ke Vietnam. Karya ini memadukan unsur sejarah dengan pendekatan musikal kontemporer, sekaligus menghadirkan sudut pandang generasi muda terhadap akar dan identitas bangsa.

Inspirasi utama video musik tersebut berangkat dari peristiwa di Cao Bang pada 1941, ketika Ho Chi Minh kembali setelah 30 tahun mengembara mencari jalan menyelamatkan negara, lalu tinggal dan bekerja di Gua Coc Bo. Di lokasi itu, ia menamai Sungai Lenin dan Gunung Karl Marx—dua landmark yang kemudian diangkat Nguyen Thanh Trung sebagai simbol dalam komposisinya.

Nguyen Thanh Trung menjelaskan proses kreatifnya dipengaruhi kunjungan lapangan serta pembacaan puisi “Pac Bo”. Dari sana, ia berupaya membangun dialog artistik antara masa lalu dan masa kini. Gambaran “tetesan air pertama” dalam lagu digambarkan sebagai aliran yang menyegarkan, sekaligus metafora bagi ideologi revolusioner dan identitas budaya yang terus mengalir lintas generasi.

Selain merujuk sejarah, karya ini juga mengambil inspirasi dari budaya suku Nung, khususnya kebiasaan mengambil air dari sumbernya pada awal tahun baru sebagai doa untuk keberuntungan dan kesehatan.

Secara musikal, lagu ini menggabungkan tangga nada dan teknik vokal nyanyian Then (Tay-Nung) dengan bahasa rap/hip-hop modern. Melodi yang lembut dan liris dipadukan dengan bagian rap berirama cepat, membentuk keseimbangan antara tradisi dan modernitas.

Video musik menampilkan perjalanan sepasang kekasih muda menyusuri keindahan alam Cao Bang, termasuk Air Terjun Ban Gioc dan Gua Nguom Ngao. Lanskap alam ditampilkan berdampingan dengan bunyi kecapi serta tarian Then, memperkuat nuansa khas wilayah tersebut.

Vokalis utama Nguyen Hoang Yen—mahasiswi Akademi Musik Nasional Vietnam dan anak didik Seniman Rakyat Do Quoc Hung—membawakan bagian nyanyian dengan suara soprano. Ia mengatakan telah meluangkan waktu untuk mempelajari budaya dan sejarah setempat agar dapat menyampaikan semangat lagu. Sementara itu, rapper Trung Hieu mengisi bagian rap yang memberi warna muda dan lebih dekat dengan pendengar masa kini.

Melalui kolaborasi ini, para seniman berharap dapat memperkenalkan keindahan alam serta nilai-nilai sejarah kepada teman sebaya mereka. Pendekatan menyanyikan sejarah lewat musik kontemporer dipandang sebagai cara untuk menampilkan vitalitas patriotisme di kalangan Generasi Z.

Dalam laporan yang sama, disebutkan pula penyanyi Do To Hoa memperkenalkan proyek musiknya bertajuk “River of Friendship”, yang digambarkan sebagai karya emosional untuk menyebarkan pesan pemahaman, harmoni, serta hubungan budaya antara Vietnam dan Tiongkok.