Musisi muda sekaligus bassist, Rahman Maulana Torana, dikabarkan resmi diterima untuk melanjutkan studi S2 di Oxford University pada September 2026. Dalam pemberitaan tersebut, Oxford disebut sebagai universitas peringkat pertama dunia selama 10 tahun berturut-turut berdasarkan Times Higher Education (THE) World University Rankings.
Rahman, yang akrab disapa Rams, disebut menjadi mahasiswa pertama yang diterima di program S2 Fakultas Hukum Oxford dalam catatan sejarah Fakultas Hukum Universitas Airlangga (FH Unair). Ia juga disebut mendapat dukungan dari kedua orang tuanya, Edy Torana dan Ranti Nursukma Handayani, yang merupakan alumni FH Unair.
Dalam keterangan yang disampaikan saat dihubungi di Surabaya pada Selasa (31/3/2026), Rahman mengatakan ia diterima bersama 50 orang lainnya dari berbagai negara. Ia menyebut masuk program Magister Law and Finance (MLF) Oxford University dan mengklaim menjadi satu-satunya peserta dari Indonesia.
Rahman juga menyampaikan rencananya untuk sementara berhenti dari aktivitas bermusik selama menjalani studi agar dapat fokus menyelesaikan program magister tersebut. Ia berharap dapat lulus cepat dan melanjutkan ke jenjang S3.
Di luar akademik, Rahman pernah tampil dalam Konser Mahakarya Ahmad Dhani pada 9 Agustus 2024 di Grand City Mall Surabaya. Dalam konser itu, ia disebut tampil bersama sejumlah musisi dan penyanyi, antara lain Ahmad Dhani, Mulan Jameela, Ari Lasso, Afgan, Lyodra, Marion Jola, Lilo KLA Project, serta Jeff Scott Soto dari Amerika Serikat. Acara tersebut disebut dipromotori oleh ayahnya, Edy Torana.
Edy Torana juga menyampaikan sejumlah capaian Rahman di bidang kompetisi hukum. Di antaranya, tim yang diikuti Rahman disebut masuk Top 32 Frankfurt Investment Arbitration Moot Court Competition (2023) di Frankfurt, Jerman. Rahman juga disebut meraih 4th Place pada Asian Law Students’ Association (ALSA) International Moot Court Competition (2023) sebagai wakil ketua delegasi.
Pada Phillip C. Jessup Moot Court Competition Indonesian National Round (2024), Rahman disebut meraih predikat 1st Best Oralist sebagai ketua delegasi. Ia juga disebut berperan sebagai pelatih dalam Foreign Direct Investment (FDI) Moot Court Competition (2024), dengan capaian peringkat pertama untuk tim dan memorial.
Selain itu, Rahman menyebut dirinya meraih 3rd Runner-up pada ASEAN+3 University Network Young Speakers Competition (2024) sebagai representasi Indonesia. Ia juga disebut menjadi Juara 2 Constitutional Law Festival (CLF) Legal Drafting Competition (2024) melalui rancangan draf Undang-Undang Energi Baru dan Terbarukan (EBT). Pada 2024, ia disebut meraih predikat Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) I di Fakultas Hukum dan Mawapres II Universitas Airlangga.
Dalam pemberitaan yang sama, Rahman juga disebut memiliki aktivitas di bidang lain. Di dunia musik, ia disebut menguasai berbagai alat musik, khususnya bass dan piano/keyboard, serta bernyanyi dan mencipta lagu. Di bidang olahraga, ia disebut menguasai berbagai gaya renang dan empat cabang bela diri, yakni taekwondo, tinju, muay thai, dan Brazilian jiu-jitsu. Ia juga disebut pernah meraih medali emas pada International Brazilian Jiu Jitsu Competition di Denpasar, Bali, pada 2024.
Edy Torana menyatakan keluarga terus memberikan dukungan dan motivasi kepada Rahman, serta menekankan pentingnya pendidikan dalam menentukan pilihan kampus untuk masa depan.

