SMAN 1 Pariaman, Kota Pariaman, Sumatera Barat, dilaporkan menjadi sasaran pencurian. Akibat kejadian itu, puluhan alat musik tradisional jenis talempong yang merupakan aset sekolah dilaporkan raib dan kasusnya kini ditangani kepolisian.
Kapolsek Pariaman AKP Hijrul Aswad mengatakan pihaknya telah menerima laporan dugaan tindak pidana pencurian dengan Nomor: LP/B/09/IV/2026/SPKT/Polsek Kota Pariaman/Polres Pariaman tertanggal 10 April 2026. “Saat ini kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan,” ujarnya, Selasa (14/4).
Menurut Hijrul, pencurian diketahui terjadi pada Rabu (8/4) sekitar pukul 08.30 WIB di ruang kepala sekolah SMAN 1 Pariaman yang berada di Desa Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Tengah. Kepala sekolah, Zulfahmi (59), melaporkan kejadian itu setelah menerima informasi dari salah seorang pegawai.
Berdasarkan keterangan saksi Puput Novelis (30), pegawai P3K, ia semula hendak mengambil talempong yang disimpan dalam lemari besi di ruang kepala sekolah. Namun, saat lemari dibuka, 20 unit talempong yang sebelumnya tersimpan di dalamnya sudah tidak ada.
Puput kemudian melaporkan temuan tersebut kepada kepala sekolah. Pihak sekolah menaksir kerugian akibat pencurian itu sekitar Rp9,6 juta.
Selain Puput, polisi juga telah meminta keterangan dari saksi lain, Rizaldi (27), yang bekerja sebagai cleaning service di sekolah tersebut. Hijrul menyebut petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara, menerima dan membuat laporan polisi, serta mendata dan meminta keterangan para saksi. Adapun pelaku pencurian masih dalam penyelidikan.