Presiden terpilih Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memulai rangkaian kunjungan kerja ke luar negeri dengan tujuan Jepang dan Korea Selatan. Perjalanan ini menandai langkah awal penguatan hubungan bilateral Indonesia dengan dua negara utama di Asia Timur yang dikenal sebagai kekuatan ekonomi dan teknologi.
Fokus kunjungan tersebut diperkirakan mencakup kerja sama pertahanan serta investasi strategis. Kunjungan ke dua negara ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi Indonesia, termasuk peluang transfer teknologi dan penguatan rantai pasok regional.
Keberangkatan Prabowo dilepas dalam prosesi di bandara yang dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad hadir dalam pelepasan tersebut, mencerminkan dukungan institusional parlemen terhadap agenda diplomatik yang dijalankan.
Selain itu, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin turut mendampingi prosesi pelepasan, yang menegaskan pentingnya aspek keamanan dalam rangkaian kunjungan ini. Sekretaris Kabinet Prasetyo Hadi juga terlihat memberikan penghormatan sebelum pesawat lepas landas, menunjukkan koordinasi antarlembaga dalam agenda keberangkatan.
Panglima TNI dan Kapolri juga hadir dalam barisan pejabat yang melepas rombongan. Kehadiran pimpinan institusi keamanan tersebut mengindikasikan bahwa isu pertahanan dan stabilitas kawasan menjadi salah satu perhatian dalam perjalanan ke Jepang dan Korea Selatan.
Rincian agenda kunjungan disebut akan diumumkan lebih lanjut oleh tim komunikasi kepresidenan.

