BERITA TERKINI
Pertukaran Seni dan Donasi Buku Digelar di Penjara Dak Trung

Pertukaran Seni dan Donasi Buku Digelar di Penjara Dak Trung

Sebuah kegiatan pertukaran budaya, presentasi karya sastra dan seni, serta donasi buku digelar di Penjara Dak Trung. Acara ini diselenggarakan untuk memperingati ulang tahun ke-51 Pembebasan Vietnam Selatan dan Penyatuan Kembali Negara (30 April 1975–30 April 2026), sekaligus sebagai respons terhadap Hari Budaya Buku dan Membaca Vietnam ke-5.

Program tersebut merupakan kolaborasi antara Asosiasi Sastra dan Seni Provinsi Dak Lak dan Penjara Dak Trung. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan kehidupan spiritual para narapidana yang sedang menjalani proses rehabilitasi di lembaga pemasyarakatan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Asosiasi Sastra dan Seni Provinsi Dak Lak menyumbangkan 600 buku dan majalah, serta sejumlah foto artistik yang menggambarkan tanah dan masyarakat Dak Lak. Donasi diberikan kepada petugas, tentara, dan narapidana di Penjara Dak Trung.

Selain buku dan foto, para seniman juga memberikan kaligrafi bermakna kepada para narapidana. Kaligrafi tersebut memuat pesan tentang kebaikan, ketekunan, dan harapan, yang diharapkan dapat mendorong narapidana dalam upaya memperbaiki diri hingga dapat segera kembali kepada keluarga.

Sepanjang acara, narapidana menyaksikan pertunjukan dari Grup Tari Bazan serta penampilan sejumlah seniman, di antaranya Y Moan H'Mok, Bach Trang, Anh Tuyet, Ai Lien, dan Truong Chi. Suasana aula dilaporkan semakin meriah ketika narapidana turut berpartisipasi dalam pertukaran budaya, menjawab pertanyaan seputar budaya dan sejarah, serta menyampaikan perasaan mereka mengenai aspirasi untuk menjalani rehabilitasi.

Melalui rangkaian pertukaran budaya, presentasi buku, dan donasi tersebut, para seniman menghadirkan nilai-nilai spiritual dan pesan positif tentang kehidupan, tanggung jawab pribadi, serta keyakinan terhadap masa depan. Buku-buku yang disumbangkan juga diharapkan menjadi sumber pengetahuan sekaligus pendamping bagi narapidana untuk meningkatkan pemahaman, membentuk karakter, dan menjalani proses perbaikan diri secara bertahap, sekaligus mendukung efektivitas pendidikan dan rehabilitasi.