BERITA TERKINI
Personel Perunggu Mantap Resign Setelah Enam Tahun Pertimbangan, Utamakan Musik dan Keluarga

Personel Perunggu Mantap Resign Setelah Enam Tahun Pertimbangan, Utamakan Musik dan Keluarga

Jakarta — Seluruh personel Perunggu, Maul, Ildo, dan Adam, memutuskan meninggalkan pekerjaan kantoran setelah melalui pertimbangan panjang. Mereka menyebut proses untuk benar-benar mantap menjadi musisi penuh waktu memakan waktu hingga enam tahun.

Maul mengatakan keputusan resign tidak bisa diambil secara individual. Sejak awal, mereka berkomitmen menjalankan band sebagai satu kesatuan, sehingga langkah besar tersebut harus disepakati bersama.

“Intinya memang itu ibaratnya kayak bisul lah untuk kami bertiga. Jadi poinnya untuk bisa resign itu memang harus tiga-tiganya, nggak mungkin salah satu doang,” ujar Maul saat ditemui di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Ildo menjelaskan, sejak awal mereka memiliki urutan prioritas dalam menjalani hidup: keluarga di posisi pertama, pekerjaan kantor di urutan kedua, dan band di posisi ketiga. Namun, seiring aktivitas Perunggu yang semakin berkembang, porsi bermusik justru mulai mengganggu waktu untuk keluarga.

“Prinsip kami dari awal nge-band itu nomor satu keluarga, nomor dua pekerjaan kantor, nomor tiga baru nge-band. Sampai tahun lalu ternyata yang nomor tiga mulai naik dan malah mengganggu yang nomor satu,” kata Ildo.

Situasi itu membuat mereka harus menentukan pilihan. Ketimbang mengorbankan keluarga, ketiganya sepakat melepas pekerjaan tetap dan memprioritaskan kehidupan rumah tangga.

“Mau milih yang mana? Keluarga atau pekerjaan kantor? Ya pekerjaan kantornya yang kami lepas. Keluarga tetap nomor satu,” tegas Ildo.

Meski tampak berisiko, mereka menegaskan keputusan tersebut tidak diambil secara tergesa-gesa. Selain melalui pertimbangan matang, mereka juga menyebut telah mendapat restu dari keluarga masing-masing.

“Itu bukan keputusan yang kami ambil dengan singkat atau gegabah. Dengan restu dan penuh pertimbangan. Kami nge-band dari 2019, baru berani resign 2025. Jadi enam tahun mikirnya,” pungkasnya.