BERITA TERKINI
Menyusun Playlist Apple Music dengan Bantuan ChatGPT: Langkah dan Kelebihannya

Menyusun Playlist Apple Music dengan Bantuan ChatGPT: Langkah dan Kelebihannya

Mendengarkan musik di era digital kini tidak lagi sebatas memutar lagu favorit. Banyak pengguna mencari pengalaman yang lebih personal, seperti playlist berdasarkan suasana hati, aktivitas, atau preferensi tertentu. Salah satu cara yang belakangan ramai dibicarakan adalah menyusun playlist secara kreatif dengan bantuan AI seperti ChatGPT, lalu menerapkannya di layanan streaming Apple Music.

Pendekatan ini menawarkan alternatif dari rekomendasi otomatis yang biasanya mengandalkan algoritma bawaan aplikasi. Dengan ChatGPT, pengguna dapat “berdialog” untuk merancang daftar lagu sesuai kebutuhan—mulai dari tema santai hingga daftar putar yang lebih spesifik.

Cara membuat playlist Apple Music dengan ChatGPT

Prosesnya relatif sederhana dan tidak memerlukan keahlian teknis khusus. Pengguna cukup menentukan jenis musik yang ingin didengarkan, lalu menyampaikan permintaan secara jelas di ChatGPT.

Langkah awalnya adalah membuka ChatGPT dan memulai percakapan. Setelah itu, tuliskan permintaan secara spesifik, misalnya ingin playlist lagu santai untuk ngabuburit, musik untuk fokus bekerja, atau lagu nostalgia era 2000-an. Semakin detail deskripsinya, semakin tepat daftar lagu yang dihasilkan.

Pengguna juga dapat menambahkan preferensi lain, seperti genre (pop, R&B, jazz), suasana (relaxing, energizing), hingga nama artis favorit. ChatGPT kemudian akan menyusun rekomendasi lagu berdasarkan arahan tersebut. Daftar lagu ini selanjutnya dimasukkan secara manual ke Apple Music untuk dijadikan playlist pribadi.

Keunggulan playlist berbasis AI

Salah satu kelebihan utama menggunakan ChatGPT adalah fleksibilitas. Pengguna tidak harus terpaku pada daftar putar standar seperti “Top Hits” atau “Daily Mix” yang umum disediakan platform streaming.

Dengan bantuan AI, playlist dapat dibuat sangat spesifik, misalnya “lagu untuk perjalanan malam saat hujan”, “playlist olahraga dengan beat cepat”, atau “musik galau tapi tetap semangat”. Pendekatan ini membuat pengalaman mendengarkan musik terasa lebih personal dan relevan dengan kondisi emosional maupun aktivitas harian.

Selain itu, ChatGPT juga berpotensi membantu pengguna menemukan lagu yang belum pernah didengar sebelumnya, sehingga referensi musik menjadi lebih luas.

Keterbatasan yang perlu diperhatikan

Meski praktis, metode ini masih memiliki kekurangan. Salah satunya, belum ada integrasi langsung antara ChatGPT dan Apple Music, sehingga pengguna tetap perlu menambahkan lagu ke playlist secara manual. Proses ini dapat memakan waktu, terutama jika daftar lagu yang disarankan cukup panjang.

Rekomendasi lagu juga tidak selalu tersedia di semua wilayah karena ketersediaannya bergantung pada lisensi musik di masing-masing negara. Kendati demikian, keterbatasan tersebut dinilai tidak menghilangkan potensi AI untuk membantu pengguna menemukan musik dengan cara yang lebih kreatif.

Ke depan, integrasi yang lebih langsung antara AI dan platform streaming diperkirakan dapat berkembang, sehingga pembuatan playlist menjadi lebih cepat dan lebih mulus. Bagi pengguna yang merasa bosan dengan daftar putar yang itu-itu saja, cara ini bisa menjadi alternatif untuk mendapatkan playlist yang lebih sesuai selera.