BERITA TERKINI
Menpar Apresiasi Bali Spirit Festival 2026, Dinilai Perkuat Posisi Indonesia di Industri Wellness Global

Menpar Apresiasi Bali Spirit Festival 2026, Dinilai Perkuat Posisi Indonesia di Industri Wellness Global

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan Bali Spirit Festival yang dinilainya sebagai salah satu intellectual property (IP) event unggulan nasional. Menurutnya, festival tersebut turut merepresentasikan penguatan posisi Indonesia dalam industri wellness global yang terus berkembang.

Apresiasi itu disampaikan Menpar saat meninjau Bali Spirit Festival 2026 yang digelar di Puri Padi & Yoga Barn, Ubud, Gianyar, Bali, pada 19 April 2026. Festival berlangsung selama empat hari, 15–19 April 2026. Menpar menyebut kegiatan ini menunjukkan kemampuan Indonesia menghadirkan IP event berkelas dunia, yang juga didukung melalui program Event by Indonesia.

Bali Spirit Festival dikenal sebagai salah satu pionir festival yoga dan wellness internasional terbesar di Asia Tenggara. Pada penyelenggaraan tahun ini, festival mengusung tema “Welcome Home” dengan memadukan yoga, tari, musik, serta praktik penyembuhan kesehatan tradisional (healing) dalam rangkaian kegiatan yang holistik.

Selain program utama, festival juga membawa pesan keberlanjutan melalui upaya pengurangan penggunaan plastik, pengelolaan sampah, serta penerapan composting toilet sebagai bagian dari praktik ramah lingkungan. Dalam kunjungannya, Menpar meninjau sejumlah area dan aktivitas, antara lain media center, Dharma Fair yang menghadirkan beragam paket wellness, area kuliner dengan pilihan makanan sehat dan vegan, serta The Grooves Stage untuk menyaksikan sesi yoga “Hatha Flow”.

Menpar mengaitkan penyelenggaraan festival dengan tren dan potensi ekonomi wellness. Berdasarkan data Global Wellness Institute tahun 2023, Indonesia tercatat sebagai kontributor terbesar wellness economy di Asia Tenggara dengan nilai mencapai 56,4 miliar dolar AS. Indonesia juga berada di posisi ke-6 terbesar di kawasan Asia Pasifik serta mencatat pertumbuhan ke-3 tertinggi di kawasan tersebut.

Ia menegaskan Bali Spirit Festival sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Pariwisata dalam mendorong pariwisata berkualitas, khususnya di sektor wellness tourism yang berorientasi pada keberlanjutan dan nilai tambah ekonomi.

Disebutkan pula, pada 2025 acara ini meraih perputaran ekonomi Rp6,7 miliar dan berdampak pada berbagai sektor, mulai dari akomodasi, kuliner, tenaga kerja, hingga pelaku seni budaya. Menpar menilai partisipasi lebih dari 60 negara menunjukkan daya tarik festival yang semakin kuat di tingkat global.