BERITA TERKINI
mary in the junkyard Umumkan Album Debut ‘Role Model Hermit’, Rilis Single dan Video Musik “Crash Landing”

mary in the junkyard Umumkan Album Debut ‘Role Model Hermit’, Rilis Single dan Video Musik “Crash Landing”

Trio asal London, mary in the junkyard, mengumumkan album debut berjudul Role Model Hermit yang dijadwalkan rilis pada 3 Juli melalui AMF Records. Bersamaan dengan pengumuman tersebut, mereka merilis single utama “Crash Landing” lengkap dengan video musik, yang menjadi pengantar menuju lanskap emosional yang dihadirkan dalam album.

Album ini menyusul EP This Old House serta sejumlah single lepas yang sebelumnya memperluas jangkauan pendengar mereka. Materi untuk Role Model Hermit ditulis lintas negara, antara Inggris dan Amerika Serikat, sebelum direkam di London pada musim panas 2025. Untuk produksi, band ini bekerja sama dengan Oli Bayston guna mempertegas karakter suara mereka.

Dalam album tersebut, mary in the junkyard menempatkan musiknya di wilayah antara realitas dan rekaan, memadukan pendekatan yang lugas secara emosional dengan nuansa surealis yang menyerupai potongan mimpi. Formasi band yang terdiri dari Clari-Freeman Taylor, Saya Barbaglia, dan David Addison membangun album dari fragmen cerita gelap, melodi yang detail, serta momen-momen yang terasa seperti penyingkapan personal.

Single “Crash Landing” memberi gambaran awal atas arah tersebut. Lagu ini digambarkan sebagai balada intens yang mengurai sisa-sisa hubungan yang telah retak, sekaligus menyorot kerapuhan dua individu yang perlahan runtuh di bawah tekanan. Vokal Freeman-Taylor tampil menonjol, sementara Barbaglia dan Addison mengisi ruang dengan lapisan string dan groove bernuansa trip-hop yang memperdalam atmosfer.

Dalam pernyataan resminya, Freeman-Taylor menyebut “Crash Landing” sebagai gambaran ketakutan dan kecenderungan banyak pria untuk menyembunyikan emosi. Ia menekankan pentingnya membuka lapisan-lapisan tersebut, serta bagaimana dinamika hubungan dapat terasa mengekang ketika hanya satu pihak yang berperan.

Menjelang perilisan album, mary in the junkyard juga telah menjalani rangkaian tur di Inggris dan Eropa, termasuk tur selama tiga bulan di Amerika Utara sebagai penampil pembuka untuk Wet Leg. Rangkaian perjalanan ini turut membantu mereka menjaga momentum, memperluas basis pendengar, dan memperkuat identitas musikal di panggung yang lebih luas.