BERITA TERKINI
Makna Lagu “I Pray” dari LANY: Cinta yang Dipendam dan Doa untuk Perasaan yang Tak Terucap

Makna Lagu “I Pray” dari LANY: Cinta yang Dipendam dan Doa untuk Perasaan yang Tak Terucap

Lagu I Pray dari LANY menjadi salah satu track dalam album a beautiful blur yang dirilis pada 29 September 2023. Lewat liriknya, lagu ini menyoroti pergulatan perasaan seseorang yang menyimpan cinta, tetapi tak sanggup menyatakannya secara langsung.

Cerita dalam lagu dibangun dari momen-momen kecil yang terasa intim, seperti lutut yang bersentuhan di belakang mobil dan tatapan mata yang saling bertemu tanpa rencana. Detail semacam ini menjadi simbol kedekatan yang seolah memberi isyarat adanya rasa, namun tetap tidak pernah benar-benar diucapkan.

Dalam liriknya, tokoh “aku” menyadari orang yang ia sukai pulang bersama orang lain. Keinginan untuk menjadi sosok yang dipilih tidak bisa disampaikan secara terbuka. Karena tak bisa berbicara langsung, ia memilih jalan lain: membawa nama orang itu dalam doa—sebuah cara “berbicara” yang hanya bisa dilakukan saat berbicara kepada Tuhan.

Doa yang dipanjatkan pun terasa pahit sekaligus penuh harapan. Tokoh tersebut mendoakan agar hubungan orang yang ia cintai dengan pasangannya berakhir, bahkan berharap orang itu patah hati “dengan cara yang baik” atau karena sebuah kesalahan yang tak bisa diperbaiki waktu. Di balik kesan egois, tersimpan harapan utama: agar pada akhirnya orang itu kembali dan jatuh cinta kepadanya.

Lagu ini juga memuat penyesalan yang kuat. Salah satu gambaran yang muncul adalah momen Malam Tahun Baru ketika tokoh “aku” merasa seharusnya berani mencium orang yang disukai, namun ketakutan merusak keadaan membuatnya mengurungkan niat. Kesempatan yang terlewat itu kemudian menjadi beban, ditandai dengan malam-malam panjang yang sulit dilalui karena terus terjaga oleh pikiran dan rindu.

Secara keseluruhan, I Pray menggambarkan cinta yang dipendam, ketidakberanian untuk mengungkapkan perasaan, serta cara seseorang menyalurkan harapan melalui doa ketika kenyataan tidak memihak. Lagu ini menempatkan pendengarnya pada ruang emosional yang rapuh: antara menerima keadaan dan terus berharap pada kemungkinan yang belum terwujud.