BERITA TERKINI
Lyodra Ginting Kembali ke Musik Rohani Lewat Proyek Tehillim dan Single “Melodi Cinta-Mu Tuhan”

Lyodra Ginting Kembali ke Musik Rohani Lewat Proyek Tehillim dan Single “Melodi Cinta-Mu Tuhan”

Lyodra Ginting kembali merilis karya musik rohani melalui proyek Tehillim: The Heart of Worship. Dalam proyek tersebut, ia membawakan lagu terbaru berjudul “Melodi Cinta-Mu Tuhan”, yang memuat pesan iman, syukur, dan harapan.

Lewat Tehillim: The Heart of Worship, Lyodra menyebut keterlibatannya bukan sekadar pekerjaan musik. Proyek ini menjadi penanda kembalinya ia ke genre rohani setelah beberapa tahun, sekaligus medium untuk menyampaikan nilai-nilai spiritual yang dekat dengan dirinya.

Single “Melodi Cinta-Mu Tuhan” dirilis di bawah naungan HITS Records. Lagu ini ditulis oleh Liliana Tanoesoedibjo dan diperkaya permainan biola dari violinis internasional Iskandar Widjaja. Perilisannya bertepatan dengan peringatan wafatnya Yesus Kristus pada Jumat, 3 April 2026, yang menurut keterangan dalam proyek tersebut menghadirkan nuansa emosional dan spiritual yang lebih mendalam.

Di tengah jadwalnya yang padat, Lyodra mengaku proyek ini memberi pengalaman berbeda dibanding karya-karyanya sebelumnya. “Setelah beberapa tahun akhirnya aku punya single rohani lagi. Rasanya semakin spesial karena lagu ini ditulis langsung oleh Ibu Liliana Tanoesoedibjo dan aku yang membawakannya,” ujar Lyodra.

Judul “Melodi Cinta-Mu Tuhan” menggunakan kata “melodi” sebagai metafora kasih Tuhan yang lembut dan menenangkan. Melalui liriknya, Liliana Tanoesoedibjo juga menyampaikan refleksi tentang merasakan kehadiran serta kasih karunia Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

Lyodra menekankan bahwa lagu ini juga membawa pengingat tentang pentingnya rasa syukur. Menurutnya, banyak orang kerap fokus mengejar sesuatu yang belum dimiliki, tanpa menyadari berkat yang sudah ada. “Terkadang kita terlalu fokus pada apa yang kita inginkan, padahal sebenarnya Tuhan sudah memberikan apa yang benar-benar kita butuhkan,” tuturnya.

Ia berharap lagu tersebut dapat memberi kekuatan baru bagi pendengar yang sedang menghadapi tantangan hidup. Lyodra menyebut lagu itu juga menjadi sumber penghiburan dan pengharapan bagi dirinya. “Lagu ini menjadi kekuatan dan harapan bagi saya. Saya berharap lagu ini juga bisa menjadi berkat bagi banyak orang. Semoga siapa pun yang mendengarkannya bisa kembali termotivasi dan lebih bersyukur atas apa yang sudah dimiliki dalam hidup,” katanya.

Bagi Lyodra, rasa syukur perlu dipelihara dalam setiap fase kehidupan. Ia juga menekankan pentingnya tetap dekat dengan firman Tuhan sebagai pedoman. “Kita harus bersyukur karena sampai saat ini kasih Tuhan masih nyata dalam hidup kita. Dan semoga kita selalu diingatkan untuk tetap dekat dengan firman Tuhan karena itu menjadi pedoman hidup kita,” lanjutnya.

Dari seluruh lirik lagu, Lyodra menyebut ada satu bagian yang paling membekas, yakni: “Melodi Cinta-Mu Tuhan merasuk dalam jiwa. Untaian nadanya, bebaskanku dari belenggu dosa.” Ia menilai penggalan itu menjadi salah satu momen paling emosional dan kuat saat dinyanyikan.

Lyodra memandang keterlibatannya dalam Tehillim: The Heart of Worship sebagai pencapaian artistik sekaligus spiritual. Ia menyebut proyek ini sebagai bentuk pelayanan bersama para penyanyi lain yang turut terlibat. “Ini benar-benar sebuah kehormatan dan pencapaian baru bagi saya. Saya melihat ini sebagai bentuk pelayanan untuk Tuhan. Tidak hanya saya, tetapi juga beberapa penyanyi lain yang terlibat dalam proyek ini, dan melalui karya ini kami bisa semakin memuliakan nama Tuhan,” ujarnya.

Melalui proyek ini, Lyodra menghadirkan lagu yang ia harapkan dapat mengajak pendengar menemukan kembali ketenangan, rasa syukur, serta harapan dalam keseharian.