Pianis Luu Hong Quang dijadwalkan menggelar konser solo piano bertajuk “Suara Transendental” pada 8 Mei pukul 20.00 di Akademi Musik Nasional Vietnam, Jalan Hao Nam 77, Distrik Dong Da, Hanoi. Program konser ini menampilkan 12 karya Franz Liszt, salah satu figur sentral era Romantis bersama nama-nama seperti Frédéric Chopin dan Richard Wagner.
Dalam konser tersebut, 12 karya Liszt akan dirangkai sebagai perjalanan musikal yang luas. Dari pembukaan yang digambarkan brilian hingga karya penutup yang menghadirkan nuansa “badai salju” yang berputar-putar, pendengar akan diajak menelusuri beragam lanskap emosi dan imaji: ketenangan pedesaan, cahaya halus fenomena supranatural, pertempuran heroik tokoh-tokoh legendaris, nostalgia kenangan masa lalu, hingga kekuatan alam yang dahsyat.
Penulis dan kritikus musik Tran Thi Truong menyatakan antusiasmenya menantikan penampilan Luu Hong Quang, terutama untuk menyaksikan bagaimana seorang seniman Vietnam “berdialog” dengan kejeniusan musik romantis Liszt. Menurutnya, rangkaian karya ini bukan hanya menuntut permainan yang akurat, tetapi juga kemampuan membangun ruang estetika tempat bunyi memiliki kedalaman, arsitektur, serta kualitas “transendental” yang khas Liszt.
Tran Thi Truong menilai Liszt bukan sekadar komposer, melainkan fenomena pertunjukan. Karena itu, setiap pianis yang memainkan karyanya perlu menyelesaikan ketegangan mendasar antara “pertunjukan” dan “ideologi”. Ia mengingatkan, jika terlalu menonjolkan teknik, Liszt mudah berubah menjadi rangkaian kembang api suara; namun jika terlalu larut dalam introspeksi, esensi kehadiran panggung yang melekat pada Liszt berisiko hilang.
Berdasarkan pengalaman Luu Hong Quang, Tran Thi Truong memperkirakan sang pianis akan memilih titik keseimbangan: teknik digunakan bukan untuk pamer, melainkan untuk membuka dimensi ekspresif. Ia juga memperkirakan interpretasi Luu Hong Quang cenderung tidak menampilkan “romantisme ekstrem” dalam gaya Eropa tradisional, melainkan Liszt yang “disaring” melalui pemikiran modern—jelas dalam struktur, terkendali pada ekspresi permukaan, namun tetap menyimpan energi batin.
Selain konser, pada 16 Mei pukul 15.00 akan digelar ceramah bertajuk “Musik Mengubah Kehidupan” bersama pianis Luu Hong Quang dan Luu Duc Anh. Acara ini berlangsung di Museum Sastra Vietnam, Jalan Au Co 275, Hanoi.
Luu Hong Quang menempuh pendidikan di Akademi Musik Nasional Vietnam dan Konservatorium Musik Internasional Australia. Pada 2015–2016, ia melanjutkan studi Master Pertunjukan Piano di bawah bimbingan Seniman Rakyat Dang Thai Son di Konservatorium Musik Montreal, Kanada. Sepanjang kariernya, ia berkesempatan tampil bersama orkestra-orkestra besar di Vietnam dan berbagai negara, serta meraih sejumlah penghargaan dalam kompetisi piano internasional dan menerima penghargaan, sertifikat, serta medali tingkat tinggi dari pemerintah Vietnam. Saat ini, ia mengajar di Akademi Musik dan Seni Pertunjukan di Australia.