Liam Gallagher merespons pengumuman resmi bahwa Oasis masuk dalam jajaran induksi Rock & Roll Hall of Fame 2026. Kabar ini menjadi perubahan sikap bagi Liam, yang sebelumnya sempat melontarkan kritik terhadap institusi musik berbasis di Amerika Serikat tersebut.
Melalui unggahan di akun media sosialnya, Liam menyampaikan terima kasih kepada para penggemar yang telah memberikan voting untuk Oasis. Dengan gaya bicara khasnya, ia menyebut pencapaian itu sebagai perwujudan mimpi masa kecil.
“Saya ingin berterimakasih kepada semua orang yang telah memilih kami, ini adalah sebuah kehormatan nyata,” kata Liam. “Sejak saya masih kecil dan bernyanyi di kamar mandi, saya bermimpi suatu hari nanti bisa masuk ke Rock & Roll Hall of Fame. Memang benar apa yang mereka katakan, segalanya mungkin terjadi jika Anda memiliki impian,” sambungnya.
Respons tersebut menarik perhatian publik karena pada 2024 lalu, Liam sempat menyebut Rock Hall sebagai “tumpukan omong kosong” ketika Oasis pertama kali memperoleh nominasi namun gagal diinduksi.
Saat seorang penggemar menanyakan perubahan sikapnya, Liam menjelaskan bahwa ia baru saja berbicara dengan ibunya setelah kabar induksi itu tersiar. Menurut Liam, sang ibu menilai ia mungkin terlalu terburu-buru dalam menilai organisasi tersebut dan menyarankannya untuk datang ke acara pelantikan, bersikap baik, serta melihat kemungkinan menikmati momen itu.
Liam juga mengonfirmasi akan hadir dalam upacara pelantikan yang dijadwalkan berlangsung pada 14 November 2026 di Los Angeles. Ia turut memberi sinyal bahwa Noel Gallagher akan ikut mendampinginya di atas panggung.
“Tentu saja saya akan datang. Kami berdua akan pergi, kami sangat bangga dan rendah hati,” pungkasnya.
Oasis dijadwalkan dilantik bersama sejumlah nama lain, di antaranya Phil Collins, Iron Maiden, Billy Idol, dan Sade. Acara ini direncanakan disiarkan secara global melalui saluran ABC dan platform Disney+ pada Desember mendatang.