BERITA TERKINI
Kris Tomahu Jalani Pengalaman Pertama Membawakan Lagu Worship lewat Proyek Tehillim

Kris Tomahu Jalani Pengalaman Pertama Membawakan Lagu Worship lewat Proyek Tehillim

Kris Tomahu memasuki fase baru dalam perjalanan bermusiknya melalui proyek Tehillim: The Heart of Worship. Lewat proyek ini, ia untuk pertama kalinya membawakan lagu bergenre worship—sebuah pengalaman yang ia sebut sebagai tantangan sekaligus sesuatu yang membanggakan.

Selama ini, Kris dikenal lewat lagu-lagu pop dan mainstream yang mengangkat beragam emosi serta pengalaman manusia, seperti cinta, patah hati, kebahagiaan, dan kesedihan. Namun dalam proyek Tehillim, fokusnya bergeser pada lagu-lagu penyembahan dan pujian kepada Tuhan.

“Ini sebenarnya pertama kali saya ditantang menyanyikan lagu worship,” ungkap Kris. “Biasanya kami menyanyikan lagu-lagu sekuler tentang cinta, patah hati, bahagia, atau sedih. Tapi kali ini kami menyanyi untuk memuji Tuhan, dan itu sesuatu yang benar-benar saya banggakan.”

Dari beberapa lagu yang dibawakan, “Dengarkanlah Doa Kami” menjadi salah satu yang paling berkesan bagi Kris. Ia menilai pesan di dalam lagu tersebut sangat dekat dengan pengalaman pribadinya, terutama terkait kebiasaan berdoa dan berharap kepada Tuhan.

“Lagu ini sangat relate dengan kisah hidup saya karena dulu saya sering berdoa dan meminta banyak hal kepada Tuhan,” ujarnya. “Kalimat ‘dengarkanlah doa kami’ menggambarkan bagaimana kita terus berharap dan percaya bahwa Tuhan mendengar setiap doa yang kita panjatkan. Dan puji Tuhan, banyak dari doa-doa itu akhirnya dijawab, sehingga sekarang saya bisa menyanyikan lagu ini dengan perasaan yang sangat personal.”

Kris juga menyoroti keunikan lirik “Dengarkanlah Doa Kami” yang menurutnya memiliki kedalaman makna. Ia menyebut ada detail menarik pada susunan lirik, yakni huruf pertama di setiap bagian yang membentuk kalimat “Dengarkanlah Doa Kami Tuhan”.

“Yang paling saya suka adalah lirik ‘Dengarkanlah Doa Kami’,” katanya. “Kalau diperhatikan, huruf pertama di setiap bagian lirik membentuk kalimat ‘Dengarkanlah Doa Kami Tuhan’. Detail seperti itu menurut saya luar biasa dan menunjukkan betapa dalam pesan yang ingin disampaikan lagu ini.”

Baginya, kekuatan lagu tersebut terletak pada pesan penyerahan diri yang terasa di tiap bait. Ia memandang lagu ini bukan sekadar karya musik, melainkan doa yang dinyanyikan—berisi permohonan tuntunan, perlindungan, dan kekuatan.

Dalam proyek ini, Kris juga berkolaborasi dengan Faith Christabelle. Ia merasakan pengalaman baru lewat perpaduan karakter vokal yang menghadirkan harmoni hangat dan memperkuat pesan worship yang ingin disampaikan.

Di luar Tehillim, Kris tetap menjalani aktivitas panggung melalui berbagai kegiatan off-air dan perjalanan ke sejumlah kota. Pada saat yang sama, ia juga menyiapkan karya-karya baru untuk proyek single berikutnya.

“Saat ini saya masih sering off-air dan traveling untuk show, tapi saya juga sedang mengerjakan beberapa proyek untuk single-single berikutnya,” tuturnya.

Melalui Tehillim: The Heart of Worship, Kris Tomahu menandai langkah eksplorasi baru dalam kariernya—mengolah musik sebagai medium yang lebih personal dan spiritual, sekaligus menghadirkan lagu yang ia yakini dapat menjadi bentuk doa dan penguatan bagi pendengarnya.