BERITA TERKINI
Konser Musik Trinh Cong Son di Pusat Perbelanjaan Sapa Pererat Komunitas Vietnam di Republik Ceko

Konser Musik Trinh Cong Son di Pusat Perbelanjaan Sapa Pererat Komunitas Vietnam di Republik Ceko

Acara musik bertajuk “Joining Hands” digelar pada malam 1 April di Pusat Perbelanjaan Sapa, Republik Ceko. Berlangsung dalam suasana hangat, kegiatan ini menjadi ajang pertemuan bagi komunitas Vietnam di jantung Eropa melalui karya-karya komponis Trinh Cong Son.

Lebih dari sekadar pertunjukan seni, “Joining Hands” disebut sebagai perjalanan emosional bagi mereka yang tinggal jauh dari tanah air. Sejak nada pertama, suasana auditorium terasa hening, memberi ruang bagi nyanyian, nostalgia, dan luapan emosi para penonton.

Acara tersebut dihadiri Duta Besar Vietnam untuk Republik Ceko Duong Hoai Nam, bersama sejumlah perwakilan asosiasi, seniman, dan anggota komunitas Vietnam.

Dalam sambutannya, Duong Hoai Nam menekankan bahwa musik Trinh Cong Son bukan hanya warisan artistik, tetapi juga pengikat yang menghubungkan orang-orang. Menurutnya, di negeri asing lagu-lagu tersebut menjadi semakin bermakna karena membantu komunitas Vietnam saling mendekat, berbagi kenangan, dan menjaga identitas budaya nasional.

Ketua Klub Musik Son Huong, artis Trinh Thu Huong, menceritakan bahwa “Joining Hands” berawal dari pertemuan sederhana para pecinta musik Trinh Cong Son yang bernyanyi bersama dan berbagi kenangan. Seiring waktu, program ini menarik perhatian lebih luas dan diikuti warga Vietnam di Republik Ceko serta sejumlah negara Eropa, hingga menjadi acara budaya yang dinantikan setiap tahun.

Digelar sejak 2013, acara musik ini disebut terus berkembang dari sisi skala dan kualitas, sekaligus menjadi ruang pertemuan bagi mereka yang hidup jauh dari rumah melalui musik. Setiap penyelenggaraan juga menjadi momen berkumpulnya komunitas Vietnam di Republik Ceko dan Eropa, tidak hanya untuk menikmati lagu, tetapi juga untuk bertemu, berbagi, dan melestarikan nilai-nilai budaya.

Dalam suasana yang tenang, sejumlah lagu Trinh Cong Son dibawakan, di antaranya “Biarkan Angin Membawanya Pergi”, “Sebuah Alam untuk Kembali”, “Lagu Pengantar Tidur untuk Kehidupan”, “Musim Panas Putih”, dan “Mengenang Musim Gugur Hanoi”. Deretan lagu itu menggema bergantian, menghadirkan kembali kenangan sekaligus menjadi jembatan yang menghubungkan masa lalu dan masa kini, serta tanah air dan negeri perantauan.